Langsung ke konten
beritana
Breaking

Polymarket Diduga Bayar Influencer untuk Promosikan Taruhan Palsu

Foto Beritana UpdateBeritana Update2 menit bacaWorld
Polymarket reportedly paid creators to post deceptive videos about fake bets
Image Credits:Omar Marques/SOPA Images/LightRocket / Getty Images

Platform pasar prediksi berbasis kripto, Polymarket, diduga membayar para pembuat konten online untuk mengunggah video manipulatif demi menampilkan taruhan palsu yang tampak sangat menguntungkan. Praktik promosi terselubung ini terungkap berdasarkan laporan investigasi terbaru yang dirilis oleh Wall Street Journal.

Sebagai informasi, Polymarket merupakan platform taruhan terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna mempertaruhkan mata uang kripto pada hasil dari berbagai peristiwa dunia nyata.

Wall Street Journal menganalisis sekitar 1.100 video promosi serta meninjau dokumen panduan instruksi yang diberikan perusahaan kepada para pembuat konten. Banyak dari video tersebut direkam menggunakan replika situs web yang hampir serupa dengan platform aslinya, namun menampilkan transaksi dan kemenangan fiktif. Setelah dibuat, konten-konten tiruan ini kemudian disebarluaskan secara masif oleh jaringan akun media sosial yang dikelola oleh kontraktor pemasaran pihak ketiga.

Investigasi tersebut juga mengungkap bahwa perusahaan meminta para pembuat konten untuk menyembunyikan status kerja sama berbayar mereka. Kewajiban mencantumkan label kemitraan dalam biodata akun baru dilakukan setelah sejumlah jurnalis mulai mengajukan pertanyaan terkait keabsahan video tersebut.

Razeen Khan, seorang mahasiswa sekaligus pembuat konten yang bekerja sama dengan platform tersebut hingga Maret lalu, menganalogikan promosi ini seperti iklan makanan cepat saji yang selalu tampak lebih menarik dibanding aslinya di dunia nyata.

Menanggapi temuan ini, pihak manajemen menyatakan berkomitmen penuh untuk menjaga pasar yang akurat, adil, dan transparan. Mereka kini berencana melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh materi promosi yang telah dipublikasikan.

Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update