Langsung ke konten
beritana
Breaking

Tantangan Industri Roket Komersial: Blue Origin Berbenah dan Isar Aerospace Tertunda

Foto Beritana UpdateBeritana Update1 menit bacaWorld
NASA Administrator Jared Isaacman and Relativity CEO Eric Schmidt speak to employees about a new Mars mission. Credit:
Foto: Ars Technica

Industri roket komersial global kembali menghadapi dinamika teknis yang cukup kompleks minggu ini.

SpaceX berencana meluncurkan Starship untuk penerbangan uji ke-13 paling cepat bulan depan. Presiden dan Chief Operating Officer SpaceX, Gwynne Shotwell, menyatakan kepada CNBC bahwa misi tersebut akan mengikuti lintasan suborbital serupa dengan bulan lalu, yakni berakhir di Samudra Hindia.

Penerbangan orbital baru direncanakan pada misi ke-14 karena kendala teknis pada sistem penyalaan ulang mesin di ruang angkasa saat uji coba terakhir.

Sementara itu, Isar Aerospace kembali menunda uji terbang roket Spectrum miliknya. Perusahaan rintisan asal Eropa ini membatalkan peluncuran pada Senin lalu setelah sistem kendali mendeteksi perilaku tidak normal pada sistem fluida kendaraan.

Isar Aerospace telah menghimpun dana hampir USD 1 miliar (sekitar Rp16 triliun), namun mereka masih membutuhkan pengalaman terbang yang nyata.

Roket Spectrum sejauh ini baru mencatatkan satu kali upaya peluncuran tahun lalu yang gagal dalam durasi kurang dari 30 detik.

Analisis data terus dilakukan tim teknisi untuk mencari akar masalah dari kegagalan tersebut.

Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update