Cuaca Surabaya 5 September 2026, Suhu Maksimum Mencapai 33 Derajat Celsius

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat cuaca di Kota Surabaya pada Sabtu, 5 September 2026, didominasi kondisi berawan dengan suhu udara maksimum menyentuh angka 33 derajat Celsius.
Kondisi ini bertahan dari pagi hingga sore hari, dengan tingkat kelembapan udara berada di kisaran 60 hingga 70 persen. Angka suhu tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan catatan pada hari sebelumnya yang berada pada titik maksimal 31 derajat Celsius.
Hembusan angin terpantau bergerak dari arah timur laut dengan kecepatan antara 10 hingga 20 kilometer per jam. Meski angin berhembus perlahan, dampaknya terhadap penurunan suhu udara di wilayah Surabaya dirasakan tidak terlalu signifikan.
Pakar kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Hendra Santoso, menyatakan bahwa suhu panas disertai indeks sinar ultraviolet yang tinggi berpotensi memicu risiko dehidrasi serta gangguan kesehatan kulit pada masyarakat.
Dia menyarankan agar warga yang beraktivitas di luar ruangan lebih memperhatikan asupan cairan tubuh serta menggunakan alat pelindung diri seperti topi maupun kacamata hitam. Waktu terbaik untuk beraktivitas di luar rumah adalah sebelum pukul 09.00 WIB atau setelah pukul 16.00 WIB.
Secara historis, bulan September merupakan bagian dari periode puncak musim kemarau di Surabaya, di mana suhu harian rata-rata biasanya bergerak di rentang 24 hingga 34 derajat Celsius. Data dari layanan pemantau cuaca global menunjukkan tren suhu sepanjang bulan ini akan relatif stabil dengan dominasi cuaca cerah hingga berawan.
Peluang terjadinya hujan di wilayah Surabaya dalam waktu dekat diperkirakan sangat kecil. BMKG memproyeksikan kondisi cuaca cerah berawan ini masih akan berlanjut hingga 16 hari ke depan dengan suhu maksimal tetap berada pada rentang 32 hingga 34 derajat Celsius.
Masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan informasi prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG secara berkala. Hal ini untuk mengantisipasi dinamika iklim regional yang sewaktu-waktu dapat memicu perubahan kondisi cuaca secara mendadak di berbagai wilayah Surabaya.
Baca juga tulisan lainnya dari Sarah Kusuma
Penulis: Sarah Kusuma
Editor: Beritana Editor
-af2f7.webp)










