Emas Zaman Perunggu Hilang: Museum Villena Spanyol Disatroni

Koleksi emas Zaman Perunggu yang tak ternilai harganya telah dicuri hampir seluruhnya dari Museum Villena, Spanyol. Insiden pencurian ini dilakukan oleh kelompok profesional yang beraksi cepat.
Maling "super-cepat dan super-profesional" ini hanya membutuhkan waktu empat menit untuk masuk dan keluar museum sebelum jam operasional, menurut keterangan pihak berwenang. Alarm museum berbunyi sekitar pukul 05.20 pagi, namun para pelaku sudah melarikan diri hanya dalam empat menit setelahnya. Mereka berhasil membawa hampir seluruh "Harta Karun Villena", meninggalkan hanya beberapa item.
Walikota Villena, Fulgencio Cerdan, menyatakan kesedihannya, "Kami benar-benar hancur, saya bahkan gemetar." Bagi warga Villena, koleksi ini adalah bagian dari warisan dan kekayaan mereka, dengan nilai emas saja mencapai sekitar 1,7 juta Euro. Pihak museum bersikeras bahwa semua sistem keamanan berfungsi dan tidak ada kegagalan.
"Harta Karun Villena" adalah kumpulan lebih dari 50 benda emas, termasuk bejana, botol, dan gelang, yang ditemukan pada tahun 1963. Koleksi ini juga dikenal karena menampilkan contoh penggunaan besi paling awal di Eropa Barat, beberapa di antaranya berasal dari meteorit. Pencurian ini menambah daftar panjang insiden serupa di museum-museum Eropa belakangan ini, seperti yang terjadi di Louvre dan beberapa museum di Italia.
Baca juga tulisan lainnya dari Nadia Safitri
Penulis: Nadia Safitri
Editor: Beritana Editor















