Gempa Dahsyat Guncang Kolombia, Ratusan Tewas & Kerusakan Meluas

Sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7.4 telah mengguncang wilayah Kolombia barat, mengakibatkan puluhan korban jiwa dan merusak banyak bangunan. Korban jiwa akibat gempa Kolombia ini terus bertambah, kini melampaui 100 orang, sementara tim penyelamat tak henti bekerja keras.
Guncangan kuat tersebut terjadi pada Senin dini hari, dengan episentrum di ujung timur Provinsi Choco, pantai Pasifik Kolombia. Kedalaman gempa tercatat sekitar 107 kilometer, menyebabkan getaran terasa hingga ke negara tetangga seperti Ekuador, Panama, dan Venezuela.
Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, mengonfirmasi 111 korban tewas dan 87 luka-luka per pukul 12:30 waktu setempat. De la Espriella secara pribadi memimpin respons darurat, mendeklarasikan keadaan darurat nasional, dan menetapkan pencarian korban terjebak sebagai prioritas tertinggi.
Kerusakan infrastruktur cukup signifikan, termasuk 1.575 rumah rusak, 37 hancur total, dan 61 bangunan runtuh. Wali Kota Cali, Alejandro Eder, melaporkan setidaknya 20 struktur bangunan ambruk di kotanya. Beberapa pusat kesehatan dan sekolah juga mengalami kerusakan parah.
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, dan Sekretaris Negara AS, Marco Rubio, telah menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan. Layanan satelit Copernicus Uni Eropa bahkan telah dimobilisasi untuk membantu upaya penyelamatan. Akibat kerusakan fasilitas, operasi penerbangan di beberapa bandara penting juga dihentikan sementara.
Setelah gempa utama, tercatat pula gempa susulan berkekuatan magnitudo 5.0. Lokasi gempa ini berada tidak jauh dari Cincin Api Pasifik, sabuk tektonik paling aktif di dunia.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update
Penulis: Beritana Update
Editor: Beritana Editor
















