IHSG Sesi Pertama Terkoreksi Dalam 2,42 Persen ke Level 5.679

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan jual signifikan pada penutupan sesi pertama perdagangan Selasa (30/6).
Data dari Stockbit mencatat indeks domestik ini melemah 141,04 poin atau terkoreksi 2,42 persen menuju level 5.679,75.
Koreksi ini menempatkan pasar modal Indonesia sebagai bursa dengan kinerja terburuk di kawasan Asia pada sesi tersebut. Frekuensi transaksi tercatat mencapai 903 ribu kali dengan total volume 12,43 miliar saham senilai Rp 7,52 triliun.
Sentimen negatif menyelimuti mayoritas saham berkapitalisasi besar. Saham perbankan seperti BBRI mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 377,58 miliar, diikuti oleh BMRI dengan nilai Rp 347,03 miliar.
Di sisi lain, pergerakan bursa di Asia terpantau variatif. Indeks Hang Seng di Hong Kong melemah 1,19 persen ke level 22.752,96, sementara indeks SSE Composite di China justru mampu menguat 0,20 persen ke posisi 4.082,13.
Tekanan jual di pasar domestik tampak kontras dengan situasi di pasar regional. Bursa Singapura melalui Straits Times Index turut tertekan sebesar 0,61 persen menjadi 5.177,12.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update
Penulis: Beritana Update
Editor: Beritana Editor









