
Manchester City resmi mencatatkan rekor transfer termahal di Premier League musim ini setelah mendatangkan Enzo Fernandez dari Chelsea.
Gelandang asal Argentina tersebut diboyong ke Etihad Stadium dengan nilai transfer mencapai 125 juta poundsterling, atau setara dengan Rp2,5 triliun.
Langkah strategis ini diambil menyusul pergantian kursi kepelatihan di kubu The Citizens. Musim panas ini, manajemen klub menunjuk Enzo Maresca sebagai pelatih baru untuk menggantikan Pep Guardiola yang telah memberikan kontribusi besar selama bertahun-tahun di Inggris.
Kedatangan Maresca membawa perubahan arah kebijakan transfer klub. Bersama juru taktik asal Italia tersebut, Manchester City aktif bermanuver di pasar pemain guna memperkuat komposisi skuad utama.
Selain Enzo Fernandez, klub juga mendatangkan nama-nama baru seperti Elliot Anderson dan pemain muda berbakat Ayyoub Bouaddi. Kehadiran para pemain ini diharapkan mampu menjaga dominasi City di kompetisi domestik maupun Eropa.
Bagi Fernandez, kepindahan ini menjadi reuni yang dinanti dengan sang pelatih. Sebelumnya, mereka berdua pernah bekerja sama di Chelsea dan sukses memenangkan trofi UEFA Conference League serta Piala Dunia Antarklub 2025.
Turnamen antarklub tersebut merupakan kompetisi elit FIFA yang mempertemukan juara konfederasi di seluruh dunia, serupa dengan format Piala Dunia bagi tim nasional.
Dalam keterangan resminya, Fernandez mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak klub. Ia merasa terbantu dengan upaya keras Maresca yang memuluskan proses negosiasi hingga kepindahan ini rampung.
Saya sangat senang karena Enzo Maresca melakukan semua yang dia bisa untuk mewujudkan kepindahan ini, ujar Fernandez. Dia sangat mengenal saya dari masa kami bersama di Chelsea, dan saya sangat bersyukur atas semua yang telah dia lakukan untuk saya dan keluarga saya.
Ia berjanji akan memberikan performa terbaik di atas lapangan untuk membalas kepercayaan tersebut. Dirinya berkomitmen mencurahkan seluruh kemampuan dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan kompetitif.
Saya akan memberikan 100 persen di setiap sesi latihan dan di setiap pertandingan demi membalas budi kepadanya, tambah pemain berusia muda tersebut.
Sejauh ini, Fernandez sudah mulai beradaptasi dengan sistem permainan baru di Manchester City. Ia telah mencatatkan dua penampilan perdana yang cukup menjanjikan bagi tim.
Dirinya tampil saat menghadapi Coventry City dengan kemenangan tipis 1-0. Tak berselang lama, ia kembali diturunkan dalam laga melawan FC Porto yang berakhir dengan keunggulan 2-0 bagi Manchester City.
Performa awal ini menjadi sinyal positif bagi suporter klub yang berharap investasi besar ini dapat berbuah trofi di akhir musim nanti. Kehadiran Fernandez di lini tengah diharapkan mampu menjadi dinamo permainan yang kreatif dan kokoh dalam menjaga keseimbangan tim.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor