Perusahaan Asuransi Jiwa Berbasis Bitcoin Raih Pendanaan Rp592 Miliar

Industri asuransi global mulai beradaptasi dengan aset digital setelah perusahaan rintisan bernama Meanwhile sukses mengumpulkan dana segar senilai USD 37,5 juta atau sekitar Rp592 miliar.
Pendanaan ini dipimpin oleh Bain Capital Crypto dengan partisipasi dari beberapa investor besar seperti Haun Ventures, Pantera Capital, dan Apollo. Sebelumnya, perusahaan yang berbasis di Bermuda ini juga telah mendapatkan dukungan dari tokoh teknologi ternama, termasuk CEO OpenAI, Sam Altman.
Secara total, perusahaan tersebut telah menghimpun modal lebih dari USD 180 juta atau setara Rp2,84 triliun. Angka ini mencerminkan tingginya minat pasar terhadap produk keuangan yang terintegrasi penuh dengan ekosistem kripto.
Meanwhile memposisikan dirinya sebagai asuransi jiwa pertama yang beroperasi sepenuhnya menggunakan Bitcoin. Seluruh neraca keuangan, cadangan dana, hingga laporan keuangan perusahaan didenominasikan menggunakan aset kripto tersebut.
Perusahaan memperoleh izin operasional dari Bermuda Monetary Authority pada Juli 2024. Otoritas di Bermuda ini dikenal memiliki regulasi ketat yang menyediakan ruang uji coba inovasi keuangan atau lazim disebut sandbox bagi entitas baru.
Strategi bisnis mereka menyasar keluarga kaya di luar Amerika Serikat yang ingin melakukan perencanaan warisan berbasis aset digital. Mereka menawarkan produk bernama BTC Life 1-Pay yang memungkinkan nasabah membayar premi tunggal dalam bentuk Bitcoin.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor















