
AC Milan akan menjalani laga tandang menantang saat menyambangi markas Sassuolo pada pekan keenam Serie A musim 2026-2027.
Pertandingan yang berlangsung di Mapei Stadium pada Minggu, 11 Oktober 2026, pukul 23.00 WIB ini menjadi tolok ukur ketahanan skema taktik Ruben Amorim di kompetisi domestik. Rossoneri datang dengan motivasi tinggi setelah memetik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Lecce sebelum jeda internasional lalu.
Kemenangan tersebut cukup krusial bagi Milan untuk memperbaiki posisi di papan atas klasemen. Saat ini, mereka telah mengoleksi 11 poin dari lima laga perdana Serie A tanpa sekalipun tersentuh kekalahan.
Catatan impresif ini menempatkan Milan hanya terpaut dua angka dari Roma yang bertengger di puncak klasemen sementara. Bagi Rossoneri, laga di Mapei Stadium adalah kesempatan emas untuk mencatatkan rekor enam laga pembuka liga tanpa kekalahan, prestasi yang terakhir mereka bukukan pada tahun 2022.
Meski di atas kertas diunggulkan, Milan patut mewaspadai rekor pertemuan kontra tuan rumah. Dalam tiga duel liga terakhir, Sassuolo terbukti menjadi batu sandungan yang kerap menyulitkan langkah Milan untuk meraih poin penuh.
Sassuolo, yang kini ditukangi oleh pelatih Alberto Aquilani, sedang berupaya membangun kembali momentum setelah sempat menelan kekalahan dari Monza. Tim ini dikenal memiliki karakter permainan yang agresif dan mampu menyulitkan tim-tim besar Italia.
Faktanya, Sassuolo sempat menaklukkan Juventus dalam sebuah laga dramatis dengan total lima gol sebelum jeda kompetisi. Rekor kandang mereka pun sangat impresif dengan catatan delapan kemenangan dari 11 laga terakhir di Mapei Stadium sejak era kepelatihan Fabio Grosso.
Kondisi ini menuntut lini pertahanan AC Milan untuk tampil lebih fokus dan disiplin sepanjang 90 menit pertandingan. Fokus utama pelatih Ruben Amorim terletak pada perbaikan lini belakang yang sempat goyah saat menghadapi Benfica di kancah Eropa dan Lazio di Serie A.
Diego Moreira diharapkan kembali menjadi motor serangan setelah tampil produktif dengan mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir secara berturut-turut. Ketajaman pemain muda ini akan diuji oleh pertahanan Sassuolo yang dikenal disiplin saat bermain di depan pendukungnya sendiri.
Pertandingan diprediksi akan berjalan dengan intensitas tinggi sejak awal babak pertama. Milan kemungkinan besar akan mendominasi penguasaan bola guna mengatur tempo permainan sesuai dengan keinginan Amorim.
Di sisi lain, Sassuolo bakal mengandalkan serangan balik cepat untuk mengeksploitasi ruang kosong yang ditinggalkan pemain Milan. Skema ini sering kali menjadi senjata utama mereka saat menghadapi lawan yang bermain lebih menyerang.
Melihat performa saat ini, AC Milan memiliki peluang sedikit lebih besar untuk membawa pulang tiga poin dari Reggio Emilia. Namun, skor tipis kemungkinan akan menjadi hasil akhir dari laga yang diprediksi berlangsung alot tersebut.
Jika konsistensi tetap terjaga, bukan mustahil bagi Milan untuk terus menempel ketat Roma di papan klasemen hingga pekan-pekan berikutnya. Sepak bola Italia yang dikenal taktis selalu menyisakan ruang bagi kejutan dari tim tuan rumah yang bermain dengan motivasi berlebih.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor
