UNSP Bakrie Private Placement Rp4,35 T: Lunas Utang, Ekuitas Negatif

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) telah menuntaskan aksi private placement senilai sekitar Rp4,35 triliun. Langkah strategis ini diklaim untuk melunasi sebagian besar utang yang membebani emiten sawit Grup Bakrie tersebut.
Melalui Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) pada 4 Agustus 2026, nilai Rp4,35 triliun tersebut merupakan jumlah outstanding utang yang menjadi bagian dari liabilitas perusahaan. UNSP menerbitkan 14.505.112.734 saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp100 per saham, pada harga pelaksanaan Rp300 per saham.
Saham baru tersebut didistribusikan kepada 11 pihak investor. Poseidon Corporate Services Limited menjadi penerima terbesar dengan 9.461.314.663 saham. Disusul Unbounded Opportunities Fund SPC-Alpha Investments SP sejumlah 3.005.863.413 saham, serta PT Bakrie Capital Indonesia 441.222.983 saham.
Namun, setelah pelaksanaan PMTHMETD, Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan lebih lanjut terkait kondisi ekuitas perseroan yang masih tercatat negatif. Ekuitas UNSP berada di posisi negatif Rp919,08 miliar pasca-aksi korporasi ini.
Menanggapi hal tersebut, perseroan menyatakan akan mengambil sejumlah langkah perbaikan untuk mengatasi ekuitas negatif. Upaya yang ditempuh meliputi peningkatan produktivitas, profitabilitas, serta melanjutkan proses restrukturisasi utang dan ekuitas. UNSP menegaskan PMTHMETD ini memang bertujuan memperbaiki posisi keuangan, mengingat jumlah liabilitas perusahaan telah melebihi 80% dari total aset.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update
Penulis: Beritana Update
Editor: Beritana Editor



















