Ether Ungguli Bitcoin, Sinyal 'Golden Cross' Tunjukkan Laju Berlanjut

Rasio perdagangan antara Ether (ETH) dan Bitcoin (BTC) baru-baru ini membentuk pola teknis yang dikenal sebagai "golden cross," sebuah sinyal bullish yang menarik perhatian para investor aset kripto di seluruh dunia.
Formasi ini mengindikasikan bahwa Ether berpotensi melanjutkan dominasinya terhadap Bitcoin dalam waktu dekat, memicu spekulasi mengenai potensi pergeseran dinamika pasar mata uang digital global yang sebelumnya didominasi oleh Bitcoin.
Dalam analisis teknis, "golden cross" terjadi ketika moving average jangka pendek, misalnya 50 hari, melintasi di atas moving average jangka panjang, seperti 200 hari. Sinyal ini secara tradisional dipandang sebagai indikator kuat akan adanya momentum kenaikan harga yang berkelanjutan setelah periode akumulasi. Untuk kasus rasio ETH/BTC, ini secara spesifik menunjukkan bahwa Ether secara relatif mulai mengungguli kinerja Bitcoin, sebuah fenomena yang jarang terjadi dalam jangka panjang.
Baca Juga:
- Eksploitasi Jaringan Ancam Keamanan, The Sandbox Hentikan Bridging di Blockchain Base dan BNB
- Pasar Prediksi Kalshi Terancam Regulasi, CFTC Perketat Pengawasan di AS
- Harga Bitcoin Melonjak Tajam akibat Short Squeeze dan Rencana Baru Elon Musk
Bitcoin, sebagai kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar dan pionir di ruang aset digital, seringkali dianggap sebagai tolok ukur utama dan penyimpan nilai. Namun, performa relatif Ether, aset kripto terbesar kedua yang menjadi fondasi bagi ekosistem inovatif, belakangan ini menunjukkan dinamika yang berbeda dan menarik.
Para analis pasar dan pengamat industri mencermati sinyal "golden cross" ini dengan seksama sebagai potensi penanda tren baru. Meskipun ini bukan jaminan pasti akan pergerakan harga di masa depan mengingat volatilitas inheren pasar kripto, pola serupa di masa lalu sering mendahului periode kinerja Ether yang superior dan signifikan.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor

















