Penarikan Kembali Jutaan Tesla di Tiongkok: Gagang Pintu Tersembunyi Picu Kekhawatiran Keselamatan

Penarikan kembali (recall) besar-besaran terhadap hampir tiga juta unit kendaraan Tesla di Tiongkok telah menjadi sorotan utama industri otomotif global. Isu utama dalam penarikan kembali ini adalah desain gagang pintu tersembunyi yang dinilai berisiko mengancam keselamatan pengemudi dan penumpang, terutama dalam situasi darurat.
Fenomena recall ini tidak hanya memengaruhi Tesla, tetapi juga mencakup lebih dari 4 juta unit kendaraan secara total dari berbagai merek. Produsen mobil listrik Tiongkok seperti XPeng, Xiaomi, dan Geely turut menjadi bagian dari daftar panjang kendaraan yang harus ditarik dari peredaran.
Pihak Tesla melalui pernyataan resminya pada hari Jumat menyebut, beberapa model seperti Model 3, Model Y, Model S, dan Model X ditarik karena gagang pintunya "sulit dikenali dan dioperasikan lantaran warnanya serupa dengan trim interior". Kondisi ini, mereka jelaskan, dapat menghambat penghuni untuk segera membuka pintu dan keluar, serta mempersulit upaya penyelamatan dari luar kendaraan. Potensi bahaya keselamatan kian meningkat terutama dalam "situasi ekstrem seperti tabrakan parah yang menyebabkan kegagalan sistem tegangan rendah pada kendaraan."
Baca Juga:
- Putin Ancam Serang Sektor Ekonomi Kyiv, 'Kotak Pandora' Terbuka
- Australia Konfirmasi Kasus H5N1 Pertama pada Mamalia Laut
- Ukraina Jatuhkan Sanksi pada Kartun 'Masha and the Bear', Disebut Propaganda Rusia
Untuk mengatasi masalah ini, kendaraan yang ditarik akan dipasangi label peringatan pada bagian interior pintu. Selain itu, pembaruan perangkat lunak akan diterapkan untuk secara otomatis menurunkan jendela kendaraan saat terjadi tabrakan.
Desain gagang pintu tersembunyi telah menjadi ciri khas kendaraan listrik modern, dipelopori oleh Tesla Model S sejak tahun 2014. Estetika yang ramping dan aerodinamika yang lebih baik menjadi alasan utama popularitasnya, sehingga banyak merek Tiongkok berbondong-bondong menirunya. Namun, Tu Le, pendiri konsultan Sino Auto Insights, berpendapat bahwa solusi label peringatan dan pembaruan perangkat lunak hanyalah "tambal sulam" dan bukan solusi jangka panjang yang berkelanjutan.
Baca juga tulisan lainnya dari Sarah Kusuma
Penulis: Sarah Kusuma
Editor: Beritana Editor
-af2f7.webp)













