Mantan Menhan Ukraina Mykhailo Fedorov Tantang Zelenskyy Lewat Kritik Tajam?

Mantan Menteri Pertahanan Ukraina, Mykhailo Fedorov, baru-baru ini mengunggah sebuah video yang mengkritik keras masalah korupsi dan krisis kepemimpinan di negaranya, memicu perdebatan luas tentang masa depan politik Ukraina. Unggahan eksplosif ini sekaligus memunculkan spekulasi mengenai potensi Fedorov untuk menantang Presiden Volodymyr Zelenskyy dalam arena politik.
Ukraina sendiri diguncang oleh serangkaian skandal politik pada pekan yang sama. Hanya sebulan setelah ia lengser dari jabatannya sebagai menteri pertahanan, Mykhailo Fedorov menyampaikan pidato sembilan menit kepada rakyat Ukraina melalui saluran YouTube pribadinya.
Dalam pesan videonya, Fedorov secara terbuka menyatakan bahwa Ukraina "tidak bisa terus tanpa menteri pertahanan yang diangkat penuh". Namun, ia melanjutkan, "masalah utamanya jauh lebih dalam dari sekadar satu posisi atau satu kementerian."
Baca Juga:
- Putin Ancam Serang Sektor Ekonomi Kyiv, 'Kotak Pandora' Terbuka
- Australia Konfirmasi Kasus H5N1 Pertama pada Mamalia Laut
- Ukraina Jatuhkan Sanksi pada Kartun 'Masha and the Bear', Disebut Propaganda Rusia
Fedorov menilai, tantangan terbesar Ukraina adalah "krisis tata kelola sistemik", di mana korupsi hanya merupakan salah satu gejalanya. Ia juga mengkritik fakta bahwa belum ada pemilihan umum nasional yang diselenggarakan di Ukraina sejak tahun 2019.
Beberapa jam sebelum video Fedorov dirilis, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah mengusulkan Yevhenii Khmara kepada parlemen sebagai menteri pertahanan yang baru. Khmara telah ditunjuk sebagai pelaksana tugas menteri pertahanan pada 20 Juli, dan parlemen mengukuhkannya dalam posisi tersebut pada 19 Agustus.
Ketika Fedorov berbicara tentang korupsi di pemerintahan, ia mungkin belum mengetahui tentang skandal yang akan pecah sehari setelah pidatonya dipublikasikan. Pada 19 Agustus, penyelidik antikorupsi Ukraina menggeledah beberapa lokasi milik pejabat tinggi, termasuk wakil kepala staf presiden Iryna Mudra dan anggota parlemen Vadym Stolar.
Biro Antikorupsi Nasional Ukraina (NABU), lembaga independen yang bertugas memerangi korupsi tingkat tinggi di negara itu, menyatakan sedang "melakukan operasi khusus untuk mengungkap organisasi kriminal" bekerja sama dengan Kantor Kejaksaan Antikorupsi Khusus.
Baca juga tulisan lainnya dari Sarah Kusuma
Penulis: Sarah Kusuma
Editor: Beritana Editor
-af2f7.webp)










