
Google resmi meluncurkan pembaruan aplikasi Google Health versi 5.11 yang membawa peningkatan signifikan pada kemampuan pelacakan aktivitas fisik pengguna. Pembaruan ini secara otomatis memperluas kapasitas deteksi sensor pada perangkat wearable dari sebelumnya 10 jenis menjadi lebih dari 100 jenis aktivitas.
Teknologi ini tersedia bagi para pengguna Fitbit Air serta lini jam tangan pintar Pixel Watch 3, 4, dan 5. Perangkat Fitbit Edge juga mendapatkan akses fitur serupa melalui sistem pembaruan perangkat lunak terbaru tersebut.
Peningkatan ini mengandalkan sistem penalaran kontekstual yang memadukan data rutin latihan pengguna, riwayat kebugaran, suntingan manual, serta data lokasi. Penggunaan data lokasi tentu memerlukan izin akses dari pengguna agar algoritma dapat bekerja lebih akurat dalam mengenali jenis gerakan yang dilakukan.
Sistem akan secara otomatis mencatat latihan jika terdeteksi adanya peningkatan detak jantung yang stabil serta durasi yang melampaui batas minimum. Setelah aktivitas terdeteksi, pengguna akan menerima notifikasi ringkasan di dalam aplikasi, biasanya dalam rentang waktu 30 menit setelah sesi olahraga berakhir.
Fitur ini dirancang untuk terus berkembang seiring berjalannya waktu melalui interaksi pengguna. Ketika Anda melakukan konfirmasi atau menyunting jenis aktivitas yang dicatat, Google akan mempelajari pola tersebut untuk menyempurnakan prediksi pada masa mendatang.
Google mengklaim bahwa pembaruan ini mampu menghasilkan deteksi yang hampir dua kali lebih akurat dibandingkan versi sebelumnya. Selain itu, angka kegagalan sistem dalam mengenali sesi latihan pengguna dilaporkan berkurang hingga lebih dari separuhnya.
Sebagai informasi, Fitbit merupakan perangkat pelacak kebugaran populer yang kini menjadi bagian dari ekosistem Google. Perangkat ini berfungsi memantau metrik kesehatan seperti langkah kaki, kualitas tidur, hingga detak jantung secara berkelanjutan setiap hari.
Pembaruan Google Health versi 5.11 saat ini sudah tersedia secara luas bagi pengguna perangkat berbasis iOS. Sementara itu, proses distribusi untuk pengguna Android masih berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah global.
Setelah melakukan pembaruan aplikasi ke versi terbaru, pengguna akan langsung disambut dengan tampilan layar berjudul Expanded activity detection, built to learn. Layar ini memberikan panduan singkat mengenai cara kerja sistem baru dalam mempelajari kebiasaan kebugaran masing-masing individu.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor