Review LineageOS 24: Solusi Android 17 untuk Memperpanjang Usia Ponsel
![LineageOS 24 review: Easier than ever to recommend [Video]](https://cdn.beritana.com/media/2026/10/lineageos-24-review-easier-than-ever-to-recommend-video.webp)
Kehadiran LineageOS 24 membawa angin segar bagi pengguna yang ingin mencicipi fitur Android 17 tanpa harus membeli perangkat baru. Sistem operasi pihak ketiga ini hadir sebagai solusi bagi ponsel lama yang sudah tidak lagi mendapatkan pembaruan resmi dari produsen.
Tim pengembang Lineage bekerja cepat merilis versi ini meskipun sempat terjadi keterlambatan jadwal rilis dari sisi Google pada tahun lalu.
Salah satu perubahan paling mencolok terletak pada metode instalasi yang kini jauh lebih sederhana melalui alat pembaruan daring terbaru. Alat ini memungkinkan pengguna memasang sistem operasi langsung melalui jendela peramban, sehingga hambatan teknis yang selama ini menghantui pengguna awam dapat berkurang drastis. Proses tradisional yang rumit kini digantikan dengan urutan unduhan yang lebih logis dan mudah diikuti oleh siapa saja.
Di tengah melonjaknya harga perangkat elektronik dan biaya hidup, opsi memperpanjang usia pakai teknologi menjadi pilihan yang sangat rasional. Ponsel yang Anda gunakan mungkin tidak berubah, tetapi nilai yang ditawarkan oleh LineageOS 24 meningkat bagi keberlanjutan perangkat tersebut.
Pengguna memiliki kebebasan penuh untuk melepas ketergantungan dari layanan Google atau tetap menggunakannya melalui paket tambahan MindTheGapps.
LineageOS 24 mengadopsi banyak elemen dari pembaruan QPR1 milik Google Pixel, termasuk fitur balon aplikasi yang memudahkan aktivitas multitasking. Fitur ini memungkinkan pengguna menyimpan jendela percakapan kecil di sisi layar untuk akses cepat tanpa harus menutup aplikasi utama yang sedang berjalan. Meskipun terbatas pada peluncur bawaan, fungsionalitasnya sangat mirip dengan apa yang ditemukan pada jajaran ponsel kelas atas milik Google saat ini.
Sektor estetika juga mendapatkan perhatian melalui penyesuaian gaya ikon dan tema gelap yang lebih luas untuk berbagai aplikasi. Pengguna kini bisa mengatur ketebalan teks pada jam layar kunci untuk memberikan tampilan yang lebih personal sesuai selera masing masing.
Aplikasi bawaan seperti galeri foto Canvas mendapatkan peningkatan alat penyuntingan meski fiturnya masih tergolong sederhana jika dibandingkan dengan aplikasi profesional. Pengguna kini bisa melakukan pemotongan gambar, rotasi, hingga coretan tangan dengan lebih responsif di dalam aplikasi tersebut. Tampilan antarmukanya mengingatkan pada alat penyuntingan media sosial lama yang praktis dan tidak membebani memori ponsel secara berlebihan.
Peramban bawaan bernama Jelly kini mendukung aplikasi web progresif yang memungkinkan layanan seperti Instagram atau Spotify berjalan lebih ringan. Fitur ini sangat bermanfaat bagi perangkat dengan ruang penyimpanan terbatas agar tetap bisa mengakses layanan modern tanpa perlu memasang aplikasi berat.
Banyak pengguna di Indonesia yang mengandalkan ponsel kelas menengah dengan memori internal kecil akan terbantu oleh efisiensi semacam ini. Penghematan ruang penyimpanan menjadi faktor penentu kenyamanan bagi pengguna yang sering menyimpan banyak dokumen maupun media di dalam ponsel mereka.
Fitur perekaman layar juga mendapatkan pembaruan teknis dengan dukungan format HEVC yang menghasilkan video berkualitas tinggi namun dengan ukuran berkas kecil.
Memilih menggunakan sistem operasi alternatif ini bukan sekadar soal fitur, melainkan sebuah pernyataan sikap terhadap budaya konsumerisme perusahaan teknologi besar. Dengan memberikan nafas baru bagi perangkat lama, pengguna secara tidak langsung melawan tren kepemilikan perangkat yang sengaja dibuat cepat usang oleh produsen. Langkah ini memastikan bahwa ponsel lama milik anggota keluarga tetap aman dengan pembaruan keamanan terbaru yang konsisten dan andal.
Bagi Anda yang memiliki ponsel lama dengan spesifikasi yang masih mumpuni, LineageOS 24 merupakan pilihan terbaik untuk menjaga perangkat tetap relevan. Keamanan data dan kelancaran sistem menjadi prioritas utama yang ditawarkan oleh komunitas pengembang sistem operasi terbuka ini.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor











