AC Milan Dukung Aksi Boikot Curva Sud Terkait Harga Tiket Tandang Udinese

Manajemen AC Milan secara resmi memberikan dukungan penuh terhadap keputusan kelompok suporter Curva Sud untuk melakukan boikot pada laga tandang kontra Udinese. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Bluenergy Stadium, Udine, pada 25 Oktober 2026 tersebut memicu kemarahan publik akibat kebijakan harga tiket yang dianggap tidak masuk akal.
Pihak penyelenggara di Udine mematok harga tiket sektor tandang sebesar 65 Euro atau setara Rp1.100.000 per lembar. Angka tersebut dinilai jauh melampaui tarif standar yang biasanya dikenakan kepada para pendukung tim tamu di kompetisi Serie A.
Curva Sud mengungkapkan kekecewaan mereka melalui pernyataan resmi di media sosial. Mereka menganggap kebijakan ini sebagai bentuk eksploitasi terhadap loyalitas suporter yang selalu hadir mendukung tim di berbagai kota.
Kelompok fan ini menyoroti ketimpangan yang terjadi, di mana kursi di sektor lain seringkali dijual jauh lebih murah kepada penonton umum. Mereka menyebut praktik ini sebagai penjualan tiket yang dilegalkan oleh otoritas liga demi mengisi stadion yang sering tidak terisi penuh.
Kekecewaan ini bukan kali pertama terjadi dalam dinamika sepak bola Italia. Sebelumnya, kelompok pendukung AC Milan pernah melakukan aksi serupa saat bertandang ke markas Juventus pada tahun 2023 karena permasalahan serupa.
AC Milan melalui pernyataan resminya menegaskan bahwa beban biaya yang ditanggung suporter tandang sudah sangat besar. Selain tiket masuk, pendukung harus mengeluarkan dana untuk bahan bakar, biaya tol, transportasi, hingga akomodasi selama perjalanan.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor














