Drama Cedera Maguire Warnai Babak Pertama Imbang Everton vs Manchester United

Pertarungan sengit di pekan ketiga Liga Inggris 2026/2027 antara Everton dan Manchester United di Hill Dickinson Stadium, Liverpool, menyajikan drama intens sejak awal pertandingan. Skor 0-0 menjadi penutup babak pertama, namun perhatian utama tertuju pada insiden yang menimpa bek Manchester United, Harry Maguire.
Laga ini mempertemukan dua tim dengan ambisi berbeda di awal musim. Manchester United, yang mengincar posisi teratas, menghadapi Everton yang berupaya memaksimalkan keuntungan bermain di kandang.
Sejak peluit awal dibunyikan, Manchester United menunjukkan dominasi dengan melancarkan beberapa serangan berbahaya. Peluang emas tercipta pada menit keenam melalui tendangan keras Bruno Fernandes, tetapi bola sayang sekali hanya membentur tiang gawang.
Everton tidak tinggal diam, mereka mencoba membalas melalui pergerakan lincah Tyrique George di lini serang.
George sempat terjatuh di kotak penalti setelah berduel dengan Lisandro Martinez, memicu permintaan penalti dari kubu tuan rumah. Namun, wasit tetap pada keputusannya untuk tidak mengabulkan banding tersebut.
Kedua tim terus saling jual beli serangan sepanjang babak pertama. Duet Bryan Mbeumo dan Marcus Rashford dari Manchester United beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Everton.
Di sisi lain, George dan Vitaliy Mykolenko dari Everton juga berulang kali mengancam gawang tim tamu. Kiper Manchester United, Senne Lammens, tampil sigap dengan beberapa penyelamatan penting yang menggagalkan upaya Everton untuk memecah kebuntuan.
Insiden paling mencolok terjadi pada menit kedua, ketika Harry Maguire harus berbenturan keras dengan penyerang Everton, Thierno Barry.
Darah segera terlihat mengalir dari hidung Maguire, menimbulkan kekhawatiran adanya cedera serius. Tim medis Manchester United segera masuk lapangan untuk memberikan penanganan.
Setelah mendapat perawatan intensif, bek berusia 33 tahun itu menunjukkan determinasi tinggi untuk melanjutkan pertandingan, meskipun ada dugaan sementara bahwa ia mungkin mengalami patah tulang hidung. Keberanian Maguire patut diapresiasi, mengingat pentingnya kehadirannya di jantung pertahanan Setan Merah.
Evaluasi medis lebih lanjut akan dilakukan setelah pertandingan untuk memastikan tingkat keparahan cedera yang dialami Maguire. Jika dugaan patah tulang hidung terbukti, ia kemungkinan besar akan memerlukan waktu pemulihan yang tidak sebentar, serta berpotensi harus bermain dengan pelindung wajah.
Cedera ini menambah daftar panjang riwayat cedera Maguire dalam beberapa musim terakhir. Ia sebelumnya sempat absen sembilan pertandingan beruntun akibat cedera paha antara November 2025 dan Januari 2026, yang mengganggu performa dan stabilitas pertahanannya.
Kondisi ini tentu menjadi tantangan besar bagi manajer Manchester United, Michael Carrick, yang sudah dihadapkan pada krisis cedera. Empat pemain kunci lainnya, yaitu Amad Diallo, Carlos Baleba, Mattijs de Ligt, dan Manuel Ugarte, saat ini tidak dapat bermain.
Di tengah situasi sulit ini, kembalinya Mason Mount ke skuad untuk pertama kalinya musim ini setelah pulih dari cedera menjadi angin segar. Kehadiran Mount dapat memberikan opsi tambahan di lini tengah yang sangat dibutuhkan Carrick.
Dengan babak kedua yang masih akan dimainkan, kedua tim memiliki kesempatan untuk memecah kebuntuan dan meraih keunggulan. Tensi pertandingan diperkirakan akan semakin meningkat, terutama dengan potensi perubahan strategi dan rotasi pemain dari bangku cadangan.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor











