KAA Gent Kokoh di Puncak Liga Belgia Setelah Taklukkan Cercle Brugge 3-0

Klub sepak bola KAA Gent memperpanjang catatan sempurna di awal musim dengan kemenangan telak 3-0 atas Cercle Brugge dalam lanjutan Jupiler Pro League. Laga yang berlangsung di Stadion Jan Breydel pada Minggu, 6 September 2026, ini semakin mengukuhkan posisi Gent di puncak klasemen.
Hasil positif ini membawa Gent mengumpulkan 15 poin dari lima pertandingan, menjadikan mereka pemuncak klasemen sementara Liga Belgia sendirian. Raihan ini sangat impresif, mengingat Jupiler Pro League dikenal sebagai liga yang kompetitif dengan beberapa tim kuat yang selalu berjuang di papan atas.
Awal musim yang sempurna ini menempatkan Gent pada jalur yang tepat untuk memenuhi ambisi mereka bersaing memperebutkan gelar juara musim ini. Konsistensi menjadi kunci dalam liga yang panjang, dan lima kemenangan beruntun adalah modal berharga.
Sementara itu, Cercle Brugge masih tertahan di posisi ke-14 dengan hanya meraih 2 poin, menandakan awal musim yang berat bagi mereka.
Gent membuka keunggulan pada menit ke-21 melalui gol bunuh diri Emmanuel Kakou. Insiden ini terjadi setelah tekanan intens dari Sonko yang mengirimkan umpan berbahaya ke depan gawang, berhasil memecah kebuntuan pertandingan.
Meskipun paruh kedua pertandingan berjalan kurang atraktif dari segi peluang, Gent tetap menunjukkan efisiensi dalam serangan. Momen krusial terjadi saat penalti diberikan setelah wasit asal Jepang, Yusuke Araki, meninjau Video Assistant Referee (VAR) dan menemukan adanya pelanggaran tangan oleh Kondo di kotak terlarang.
Sebagai bagian dari program pertukaran wasit internasional, keputusan Yusuke Araki mengarah pada eksekusi penalti oleh Tibe De Vlieger pada menit ke-78, yang berhasil menggandakan keunggulan Gent menjadi 2-0.
Setelah gol kedua, Cercle Brugge sebenarnya menunjukkan peningkatan performa, namun mereka gagal mencetak gol balasan. Steve Ngoura memiliki peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan, namun tendangan kerasnya berhasil ditepis gemilang oleh kiper Gent, Ngom.
Gent akhirnya mengunci kemenangan telak dengan gol ketiga di masa injury time. Gol ini dicetak oleh El Hadji Seck yang memanfaatkan serangan balik cepat, melewati pertahanan lawan dengan tenang, dan menuntaskan peluangnya.
Meskipun dominan dalam penguasaan bola, Cercle Brugge kesulitan menciptakan peluang berbahaya sepanjang pertandingan. Ini disebabkan pertahanan Gent yang solid serta agresivitas mereka dalam duel-duel udara, membatasi ruang gerak penyerang lawan.
Beberapa faktor turut memperberat posisi Cercle Brugge dalam pertandingan ini, terutama absennya pemain kunci. Dante Vanzeir tidak dapat tampil karena klausul pinjaman yang melarangnya bermain melawan klub pemilik, sementara Ibrahima Diaby tengah dalam proses transfer yang membuatnya tidak tersedia.
Situasi ini tentu memunculkan kekhawatiran bagi manajemen dan pendukung Cercle Brugge. Dengan hanya dua poin dari lima laga, mereka harus segera menemukan formula kemenangan untuk keluar dari zona degradasi dan menjaga eksistensi di kasta tertinggi sepak bola Belgia.
Dengan hasil ini, KAA Gent terus menunjukkan konsistensi yang menjanjikan di awal musim Jupiler Pro League. Di sisi lain, Cercle Brugge masih harus berjuang keras mencari kemenangan pertama mereka dalam kompetisi musim ini untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor















