Langsung ke konten
beritana

Mengenal Andoni Iraola, Pelatih Baru Liverpool Pengganti Slot

Foto Beritana UpdateBeritana Update3 menit bacaSoccer
Liverpool appoint Andoni Iraola as head coach
Image caption, Andoni Iraola won seven caps for Spain in a playing career spent mainly at Athletic Club

Andoni Iraola resmi menjadi nahkoda baru di Anfield setelah Liverpool menunjuk pelatih asal Spanyol tersebut sebagai pelatih kepala. Penunjukan ini menandai era baru bagi The Reds setelah klub memutuskan untuk melepas Arne Slot pada hari Sabtu lalu, hanya setahun setelah pelatih tersebut mempersembahkan gelar juara Premier League bagi publik Merseyside.

Iraola, yang kini berusia 43 tahun, diikat dengan kontrak berdurasi dua tahun. Ia datang ke Liverpool dengan reputasi yang cukup mentereng setelah membawa Bournemouth tampil impresif di musim lalu dengan finis di posisi keenam. Capaian itu bahkan mengantarkan Bournemouth lolos ke Europa League musim depan, hanya terpaut tiga poin dari Liverpool di klasemen akhir Premier League.

Dalam keterangan resminya, Iraola mengaku sangat antusias dengan tantangan besar yang menantinya. Menurutnya, Liverpool adalah salah satu klub terbesar di dunia yang daya tariknya tidak perlu diragukan lagi. Pelatih yang pernah mencatatkan tujuh penampilan untuk tim nasional Spanyol ini menyadari penuh ekspektasi tinggi yang diletakkan di pundaknya sebagai pelatih klub sebesar Liverpool.

Tugas utama Iraola adalah membenahi performa tim yang musim lalu hanya mampu mengumpulkan 60 poin. Angka ini tercatat sebagai perolehan terendah Liverpool sejak musim 2015-16, dan mereka terpaut jauh 25 poin dari Arsenal yang menjadi juara liga. Meski begitu, Liverpool tetap berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.

Keputusan untuk menunjuk Iraola diambil oleh Michael Edwards, eksekutif sepak bola Fenway Sports Group, bersama Direktur Olahraga Richard Hughes. Manajemen klub menyatakan bahwa mereka membutuhkan gaya bermain yang lebih agresif, proaktif, dan mendesak. Menariknya, Iraola dan Hughes sebelumnya pernah bekerja sama saat di Bournemouth, yang membuat proses adaptasi ini diharapkan berjalan mulus.

Iraola bukanlah sosok asing di dunia taktik sepak bola Eropa. Ia memulai karier kepelatihannya di AEK Larnaca, kemudian menukangi CD Mirandes, dan memoles Rayo Vallecano sebelum akhirnya mendarat di Inggris. Uniknya, saat masih kecil, ia sering bermain sepak bola di pantai bersama dua pelatih papan atas Premier League lainnya, yakni Mikel Arteta dari Arsenal dan Xabi Alonso dari Chelsea.

Selama karier bermainnya, Iraola menghabiskan hampir seluruh waktu profesionalnya di Athletic Club, di mana ia sempat dilatih oleh sosok jenius seperti Marcelo Bielsa. Pengalaman tersebut, ditambah masa-masanya saat bermain di New York City FC di bawah asuhan Patrick Vieira, membentuk filosofi sepak bola yang kini ia terapkan.

Sebagai pelatih, Iraola dikenal sebagai sosok yang mampu melampaui ekspektasi. Bersama Bournemouth, ia berhasil menumbangkan tim-tim besar seperti Liverpool, Tottenham, Arsenal, hingga Newcastle dengan gaya bermain yang disebut-sebut sebagai representasi sepak bola modern oleh Pep Guardiola. Kini, pendukung Liverpool berharap sentuhan tangan dinginnya dapat membawa The Reds kembali mendominasi persaingan gelar juara di kancah domestik maupun Eropa.

Mengenai susunan staf kepelatihan, Iraola dikabarkan ingin membawa serta asisten kepercayaannya dari Bournemouth, yakni Tommy Elphick dan Shaun Cooper. Mereka diharapkan bisa segera menyatukan visi dalam mengelola skuad yang dihuni banyak pemain bintang kelas dunia, termasuk rekrutan mahal seperti Alexander Isak yang didatangkan dengan biaya fantastis mencapai Rp2,5 triliun serta Florian Wirtz dengan nilai sekitar Rp2,3 triliun.

Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update