Google Perbarui Sistem Android dengan Fitur Anti-Mabuk Kendaraan dan AI

Google resmi meluncurkan lima pembaruan sistem operasi Android yang dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas serta kenyamanan pengguna. Langkah ini mencakup integrasi kecerdasan buatan Gemini untuk mempermudah aktivitas sehari-hari melalui ponsel pintar.
Salah satu inovasi paling menonjol dalam pembaruan ini adalah fitur Motion Assist. Fitur ini bertujuan membantu pengguna yang sering mengalami mabuk perjalanan saat menatap layar ponsel di dalam kendaraan.
Cara kerja Motion Assist melibatkan tampilan gelembung bergerak di layar yang merespons arah pergerakan kendaraan. Hal ini membantu menyelaraskan persepsi visual pengguna dengan sensasi fisik yang dirasakan tubuh, sehingga mengurangi rasa mual.
Pengguna dapat mengatur fitur tersebut agar aktif secara otomatis atau menambahkannya ke menu pengaturan cepat. Google juga memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk mengubah bentuk, warna, serta transparansi gelembung sesuai preferensi pribadi.
Teknologi ini merupakan jawaban Google terhadap tantangan serupa yang dihadapi banyak pengguna gawai saat berpergian. Meski konsep serupa telah diperkenalkan oleh Apple melalui fitur Vehicle Motion Cues, Google menawarkan fleksibilitas desain yang lebih beragam.
Selain fitur anti-mabuk, Google memperkenalkan Guided Vision untuk mendukung penyandang disabilitas netra atau pengguna dengan penglihatan rendah. Fitur ini memanfaatkan kamera ponsel yang dipadukan dengan kecerdasan buatan Gemini untuk memindai lingkungan sekitar.
Guided Vision dapat membantu pengguna membaca teks berukuran kecil pada label makanan atau melihat menu di restoran yang minim cahaya. Sistem ini bahkan memberikan panduan suara jika posisi kamera kurang tepat saat menangkap objek.
Inovasi ini akan tersedia bagi pengguna ponsel berbasis Android versi 9 ke atas di wilayah yang mendukung layanan Gemini. Pengembangan ini memperkuat komitmen perusahaan dalam menghadirkan teknologi yang inklusif bagi berbagai kalangan.
Google juga menghadirkan pembaruan pada Find Hub yang kini mampu membantu pengguna mengingat lokasi penyimpanan barang penting. Melalui perintah suara kepada Gemini, pengguna dapat menyimpan lokasi benda tertentu seperti paspor atau kunci rumah.
Pengguna bahkan dapat menyertakan foto sebagai pelengkap informasi agar benda lebih mudah diidentifikasi di masa depan. Fitur ini mengandalkan kemampuan pemrosesan bahasa alami dari Gemini untuk mengenali konteks lokasi barang secara akurat.
Tidak berhenti di situ, Google melakukan integrasi Google Keep ke dalam aplikasi Google Messages. Pengguna kini dapat membagikan catatan belanja atau daftar kegiatan secara langsung di ruang obrolan tanpa harus berganti aplikasi.
Pembaruan pada Google Messages juga menyentuh aspek personalisasi tampilan antarmuka. Kini, pengguna bebas menyesuaikan latar belakang percakapan, warna, hingga foto pada tiap jendela obrolan secara mandiri.
Warna gelembung teks pun akan secara otomatis berubah mengikuti latar belakang yang dipilih pengguna. Langkah personalisasi ini serupa dengan fitur yang sebelumnya telah hadir di platform pesaing guna memberikan pengalaman berkirim pesan yang lebih unik.
Keseluruhan pembaruan ini menunjukkan fokus Google dalam mengoptimalkan perangkat lunak untuk kebutuhan praktis pengguna. Dengan mengedepankan kecerdasan buatan, Google berusaha memberikan solusi yang lebih intuitif dibanding sekadar pembaruan antarmuka biasa.
Baca juga tulisan lainnya dari Sarah Kusuma
Penulis: Sarah Kusuma
Editor: Beritana Editor
-af2f7.webp)







