JioHotstar Ekspansi Global ke Inggris, Kanada, dan Singapura Tanpa Siaran Olahraga

Layanan streaming JioHotstar milik raksasa bisnis asal India, Reliance Industries, resmi melangkah ke kancah global. Platform ini menggantikan kehadiran Hotstar di pasar Inggris, Kanada, dan Singapura mulai September 2024.
Langkah ekspansi ini menghadirkan lebih dari 160.000 jam konten hiburan bagi para penonton di luar India. Sayangnya, konten olahraga langsung yang selama ini menjadi daya tarik utama perusahaan di dalam negeri tidak disertakan dalam peluncuran perdana ini.
Di pasar India, JioHotstar sangat bergantung pada siaran olahraga populer seperti Indian Premier League atau liga kriket nasional untuk menarik jutaan pengguna. Kehadiran konten olahraga tersebut terbukti sukses menggaet basis massa yang sangat besar hingga mencapai 500 juta pengguna aktif bulanan.
Pihak JioStar menyatakan absennya siaran olahraga disebabkan oleh keterikatan kontrak konten yang masih berlaku saat ini. Meski demikian, perusahaan tidak menutup kemungkinan untuk menyertakan kategori tersebut di masa depan guna melengkapi penawaran mereka bagi penonton internasional.
Mulai 2 September, aplikasi Hotstar di ketiga negara tersebut secara resmi berhenti beroperasi. Pengguna lama tidak perlu khawatir, karena kredensial masuk yang ada tetap dapat digunakan untuk mengakses platform baru JioHotstar yang kini tersedia di toko aplikasi maupun televisi pintar.
Reliance Industries sendiri telah melakukan langkah strategis pada 2024 dengan menggabungkan aset media mereka bersama Disney dalam sebuah usaha patungan bernilai USD 8,5 miliar (sekitar Rp132 triliun). Hasil merger antara JioCinema dan Hotstar ini menciptakan entitas dominan yang menguasai 85 persen pangsa pasar streaming di India.
Kepala Bisnis Internasional JioStar, Amit Malhotra, mengungkapkan ambisi perusahaan untuk menjangkau audiens di luar komunitas diaspora Asia Selatan. Menurutnya, ada peluang besar untuk menyajikan konten budaya India kepada penonton global yang semakin tertarik dengan beragam cerita baru.
Strategi harga yang diterapkan cukup bervariasi di tiap wilayah sebagai upaya penetrasi pasar. Di Inggris, biaya berlangganan ditetapkan sebesar 69,99 poundsterling (sekitar Rp1,4 juta) per tahun, sementara di Kanada dipatok seharga 49,99 dolar Kanada (sekitar Rp568.000) untuk periode yang sama.
Pilihan konten yang tersedia mencakup berbagai film layar lebar, serial televisi orisinal, serta acara realitas populer seperti Bigg Boss. Semua materi tersebut disajikan dalam 12 bahasa, termasuk bahasa Hindi, Inggris, dan berbagai bahasa regional India lainnya dengan dukungan sulih suara maupun terjemahan.
Walaupun saat ini layanan tersebut hanya berfokus pada konten hiburan, perusahaan berharap dapat segera menambah daya tarik layanan mereka. Langkah ini merupakan babak baru bagi Reliance dalam memperluas jangkauan digitalnya melampaui batas geografis India.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor








