Cook menyampaikan rasa percayanya kepada Ternus dalam surat perpisahan kepada seluruh staf di hari terakhir masa jabatannya. Ia menyebut Ternus sebagai sosok yang brilian, luar biasa, dan sangat cakap untuk memegang kendali perusahaan.
"Hanya sedikit orang yang memahami apa yang diperlukan untuk membangun produk yang mampu mengubah dunia seperti yang John lakukan," tulis Cook. Mantan pemimpin Apple itu menyatakan sangat bersemangat melihat kepemimpinan baru di bawah kendali Ternus. Keyakinan Cook didasari pada rekam jejak Ternus dalam mengawasi pengembangan produk ikonik seperti Mac dan iPhone dalam beberapa tahun terakhir.
Di bawah kepemimpinan Cook, nilai pasar Apple melonjak drastis hingga melampaui angka USD 3 triliun (sekitar Rp46.500 triliun). Kini tugas berat menanti Ternus untuk mempertahankan pertumbuhan tersebut di tengah jenuhnya pasar ponsel pintar global.
Tantangan lainnya adalah ketegangan geopolitik dan regulasi anti-monopoli yang terus membayangi operasional perusahaan di berbagai negara.
Para analis memperkirakan bahwa gaya kepemimpinan Ternus mungkin akan lebih teknis mengingat latar belakang pendidikannya di bidang teknik mesin. Hal ini berbeda dengan Cook yang lebih dikenal dengan keahliannya dalam mengelola rantai pasokan dan efisiensi operasional. Pergeseran ini diharapkan mampu membawa penyegaran pada desain dan fungsi produk Apple di masa mendatang.
Investor dan penggemar teknologi di seluruh dunia kini mengarahkan perhatian mereka pada panggung Steve Jobs Theater di Apple Park. Keberhasilan peluncuran produk minggu depan bakal menjadi ujian perdana bagi kredibilitas Ternus sebagai nakhoda baru.