Langsung ke konten
beritana

Aksi Protes Langka Warga Afghanistan Menentang Aturan Ketat Taliban

Foto Beritana UpdateBeritana Update1 menit bacaWorld
Afghans Hold Rare Public Protests Against Taliban Rules
Foto: NYT World

Warga Afghanistan mulai berani menunjukkan perlawanan terbuka melalui aksi protes terhadap berbagai aturan ketat yang diterapkan kelompok Taliban. Fenomena ini jarang terjadi mengingat otoritas Taliban selama ini dikenal represif terhadap setiap bentuk kritik publik.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan kekhawatiran mendalam terkait penangkapan puluhan perempuan di wilayah tersebut. Penangkapan itu terjadi tak lama setelah serangkaian demonstrasi menuntut kebebasan hak sipil pecah di beberapa titik.

Situasi semakin memanas setelah laporan mengenai jatuhnya korban jiwa muncul ke permukaan. Sebanyak dua orang dilaporkan tewas dalam aksi protes yang diselenggarakan sebagai bentuk solidaritas untuk menuntut pembebasan para perempuan yang ditahan.

Kelompok Taliban kini menghadapi tekanan domestik yang meningkat terkait kebijakan pembatasan akses pendidikan dan pekerjaan bagi perempuan. Sejak mengambil alih kekuasaan pada Agustus 2021, kelompok garis keras ini secara bertahap menghapus hak-hak dasar perempuan di ruang publik.

Keberanian warga turun ke jalan memicu kekhawatiran mengenai potensi eskalasi kekerasan lebih luas di negara tersebut. Komunitas internasional terus memantau apakah gelombang protes ini akan berlanjut atau justru diredam dengan kekuatan militer oleh otoritas Taliban.

Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update