Bulgaria Panggil Duta Besar Rusia Pasca Serangan Drone di Laut Hitam

Pemerintah Bulgaria resmi memanggil Duta Besar Rusia menyusul insiden serangan drone yang menghantam dua kapal di lepas pantai Laut Hitam.
Perdana Menteri Bulgaria mengonfirmasi peristiwa tersebut telah memicu ketegangan diplomatik di kawasan yang memang sedang memanas akibat konflik bersenjata yang berkepanjangan.
Serangan ini terjadi di jalur pelayaran strategis yang menjadi urat nadi perdagangan maritim bagi negara-negara pesisir Laut Hitam. Kejadian ini menambah daftar panjang gangguan keamanan di wilayah perairan yang menghubungkan Eropa Timur dengan Asia tersebut.
Banyak pengamat menilai bahwa eskalasi di Laut Hitam merupakan imbas langsung dari perang Rusia dan Ukraina yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Laut Hitam sendiri adalah perairan tertutup yang dikelilingi oleh enam negara, termasuk Rusia, Ukraina, dan anggota NATO seperti Bulgaria serta Turki.
Pemerintah di Sofia menyatakan keprihatinan mendalam atas ancaman terhadap kebebasan bernavigasi bagi kapal-kapal komersial. Mereka menegaskan bahwa aksi militer yang melibatkan infrastruktur sipil atau kapal dagang tidak dapat ditoleransi oleh hukum internasional.
Meskipun belum ada detail kerugian materiil yang dirinci, dampak ekonomi dari ketidakpastian jalur logistik ini mulai terasa bagi para pelaku usaha di wilayah tersebut. Biaya asuransi pelayaran di Laut Hitam dilaporkan meningkat drastis setelah serangkaian insiden keamanan serupa terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
Baca juga tulisan lainnya dari Nadia Safitri
Penulis: Nadia Safitri
Editor: Beritana Editor

















