Jika Kamu Capek Tidak Pernah Diperjuangkan, Mungkin Ini Saatnya Berhenti Mengejar Dia

Rasanya melelahkan ya, terus-menerus mengetuk pintu yang pemiliknya bahkan nggak pernah berniat membukanya.
Kamu sudah melakukan segalanya, mengirim pesan penuh perhatian sampai meluangkan waktu tersibukmu demi dia. Wajar banget kalau sekarang kamu merasa kosong dan ingin menyerah saja.
Dia Memang Tidak Ingin Menetap
Kita sering kali terjebak dalam delusi bahwa jika kita berusaha sedikit lebih keras lagi, dia akan melihat usaha kita. Padahal kenyataannya sederhana, orang yang benar-benar menyayangimu tidak akan membiarkanmu berjuang sendirian sampai babak belur. Dia akan berdiri di sampingmu, memegang tanganmu, bukan malah asyik berjalan menjauh tanpa pernah menoleh ke belakang.
Dia memang memilih untuk pergi.












