Barcelona Raih Fleksibilitas FFP €70 Juta, Siap Buru Pemain Baru Januari

Barcelona, klub raksasa Spanyol, berhasil mengamankan fleksibilitas Financial Fair Play (FFP) di kisaran 65 hingga 70 juta Euro, pasca penutupan bursa transfer musim panas 22 Juli 2026. Kelonggaran finansial ini memberikan ruang signifikan bagi Direktur Olahraga Deco untuk kembali bermanuver pada bursa transfer Januari 2027.
Kondisi ini terwujud meskipun klub asal Catalan tersebut telah menggelontorkan dana hingga 182,5 juta Euro untuk belanja pemain sepanjang musim panas. Kapasitas FFP awal Barcelona pada musim panas sebenarnya berada di angka 65 juta Euro.
Regulasi FFP, sebagaimana diketahui, mendasarkan perhitungannya bukan semata pada total pengeluaran tunai untuk transfer. Aturan finansial itu mengkalkulasi beban riil terhadap kas klub dari gabungan amortisasi biaya transfer tahunan dan besaran gaji pemain.
Kedatangan tujuh amunisi anyar, yang mencakup Anthony Gordon, Rodri, dan Karim Adeyemi, memberikan beban sekitar 132,5 juta Euro dalam pembukuan FFP Barcelona. Angka ini mencerminkan dampak finansial jangka panjang dari kontrak-kontrak tersebut.
Transfer Rodri tercatat sebagai porsi terbesar, yaitu 46,2 juta Euro. Kemudian diikuti Anthony Gordon dengan 30 juta Euro dan Karim Adeyemi sebesar 20 juta Euro.
Perekrutan pemain lainnya juga berkontribusi pada total beban FFP klub. Gabriel Jesus mencatatkan beban 18 juta Euro, Cancelo sebesar 12 juta Euro, Jesse Bisiwu menyumbang 3,7 juta Euro, serta penjaga gawang Dominik Livakovic dengan 2,5 juta Euro.
Fleksibilitas anggaran yang didapatkan Barcelona tidak lepas dari strategi komprehensif yang dilakukan manajemen. Ini meliputi keberhasilan penjualan sejumlah pemain kunci dan skema peminjaman.
Penjualan Ferran Torres ke Paris Saint-Germain memberikan efek penghematan FFP yang substansial, mencapai 63 juta Euro. Langkah ini menjadi salah satu pilar utama dalam menyeimbangkan neraca klub.
Selain itu, peminjaman pemain ke klub lain turut menjadi penyeimbang beban keuangan. Kepergian Ronald Araujo ke Liverpool dengan status pinjaman menghasilkan ruang bernilai 16 juta Euro, sedangkan kepindahan Tommy Marques ke Sporting de Braga menambah porsi 11 juta Euro.
Pendapatan ekstra juga didapatkan dari mekanisme kompensasi pemain binaan akademi Barcelona. Kepindahan Marc Cucurella menyumbang 1,3 juta Euro, Alejandro Grimaldo memberikan 800.000 Euro, serta Nico Gonzalez yang menyumbangkan 1,9 juta Euro.
Manajemen klub juga memperhitungkan skema peminjaman beserta beban gaji yang ditanggung klub penerima. Namun, dampak peminjaman Marc Casado ke Deportivo belum seluruhnya masuk dalam kalkulasi lantaran klub tersebut hanya menutupi sebagian dari total gajinya.
Secara keseluruhan, Barcelona sukses menciptakan ruang FFP sekitar 133,8 juta Euro dari hasil penjualan dan penghematan. Nominal tersebut secara efektif menyeimbangkan angka 132,5 juta Euro yang dikeluarkan untuk mendaftarkan deretan pilar baru.
Disparitas antara total pengeluaran kas sebesar 182,5 juta Euro dan beban FFP sebesar 132,5 juta Euro menjadi kunci utama dalam membedah aktivitas transfer Barcelona. Perhitungan FFP yang lebih kompleks memungkinkan klub menjaga posisi keuangannya.
Dengan saldo FFP tersisa sekitar 65 hingga 70 juta Euro, Barcelona diperkirakan memungkas bursa transfer musim panas ini dengan posisi finansial yang relatif stabil. Kondisi ini serupa dengan situasi keuangan klub saat memasuki periode transfer awal musim.
Kondisi keuangan yang tetap sehat memberikan kebebasan bagi Direktur Olahraga Deco dalam menyusun strategi perburuan pemain baru pada Januari 2027. Nama penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, dilaporkan masuk dalam daftar pemain yang berpotensi ditargetkan pada periode transfer mendatang.
Apabila tren finansial positif ini bertahan, Barcelona dipastikan memiliki ruang yang cukup untuk mendaratkan amunisi baru. Ini mengukuhkan kemampuan manajemen klub dalam menavigasi regulasi finansial ketat sembari tetap kompetitif di pasar transfer.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor








