Ketidakpastian Pemilu Haiti di Tengah Cengkeraman Konflik Geng Bersenjata

Haiti kembali dihadapkan pada kebuntuan politik yang pelik seiring dengan rencana penyelenggaraan pemilihan umum pada 13 Desember mendatang.
Otoritas pemilihan umum setempat telah menetapkan tanggal tersebut sebagai upaya mengembalikan stabilitas negara. Namun, banyak pengamat internasional meragukan komitmen ini akan membuahkan hasil nyata di lapangan.
Akar masalah utama terletak pada kendali geng bersenjata yang kini menguasai sebagian besar ibu kota, Port-au-Prince. Kelompok-kelompok ini tidak hanya menguasai wilayah strategis, tetapi juga secara aktif menghambat akses masyarakat terhadap hak sipil dasar.
Kekerasan ekstrem yang terjadi setiap hari membuat logistik pemilihan menjadi sangat mustahil untuk dijalankan. Kondisi keamanan yang memburuk secara drastis memaksa berbagai lembaga kemanusiaan menarik diri dari beberapa zona merah.













