Harga Emas Dunia Melonjak Tajam Hingga Tujuh Persen

Perkembangan terbaru menunjukkan harga emas dunia mengalami lonjakan yang sangat signifikan pada penutupan perdagangan pekan ini. Kenaikan tajam harga emas dunia ini dipicu oleh melemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah.
Berdasarkan data pasar spot, komoditas bernilai tinggi ini melesat sebesar 2,42 persen dalam sehari hingga menyentuh angka 4.341 dolar AS per troy ons. Hasil ini menggenapi performa mingguan yang luar biasa dengan akumulasi penguatan mencapai 7,44 persen. Pelemahan indeks dolar AS ke level terendah sejak pertengahan 2026 membuat emas menjadi jauh lebih murah bagi para pembeli luar negeri.
Selain itu, imbal hasil obligasi US Treasury tenor sepuluh tahun juga merosot ke level 4,617 persen yang merupakan titik terendah dalam sepekan terakhir. Analis independen Tai Wong menjelaskan bahwa penurunan imbal hasil obligasi dan pelemahan dolar AS secara beruntun telah menyingkirkan hambatan bagi laju emas serta perak. Kondisi ini membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil langsung kembali menjadi instrumen investasi yang sangat menarik.
Faktor pendukung lainnya datang dari lesunya data ketenagakerjaan sektor swasta Amerika Serikat yang hanya bertambah 44 ribu pada bulan Juli. Meskipun beberapa pejabat Bank Sentral AS masih membuka peluang kenaikan suku bunga pada September mendatang, pasar tetap optimis. Di sisi lain, harapan akan tercapainya kesepakatan damai di Timur Tengah turut memberikan sentimen positif bagi pergerakan pasar keuangan global.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Update
Penulis: Beritana Update
Editor: Beritana Editor












