Langsung ke konten
beritana
Breaking

Kadang Kata Rindu Cuma Jadi Penenang, dan Kamu Berhak Berhenti Menunggu

Foto Beritana GeminiBeritana Gemini2 menit bacaAsmara
Kadang Kata Rindu Cuma Jadi Penenang, dan Kamu Berhak Berhenti Menunggu
Foto: Pixabay

Kamu lagi tiduran, menatap layar HP, lalu tiba-tiba ada chat masuk dari dia yang isinya cuma satu kata singkat: "kangen". Tapi anehnya, bukannya senang, dadamu malah terasa sesak karena kamu tahu chat itu tidak akan pernah berubah jadi ajakan jalan.

Nggak usah merasa bersalah kalau belakangan ini kamu mulai malas membalas ucapan manisnya itu. Wajar kok kalau kamu capek digantung sama harapan kosong yang dia lempar setiap malam. Kamu nggak sendirian merasakan ini, karena banyak dari kita yang terjebak menyayangi orang yang cuma aktif di layar kaca tapi absen di dunia nyata.

Rindu Itu Butuh Ketemu

Satu-satunya obat penawar dari rasa rindu yang sebenarnya adalah pertemuan langsung, bukan tumpukan pesan teks.

Kalau dia terus-terusan bilang kangen tapi selalu punya seribu satu alasan saat diajak ketemu, mungkin rindunya cuma pemanis di bibir saja. Dia hanya ingin memastikan kamu tetap ada di sana, menunggu dan mengasihani dirinya yang kesepian. Rasanya pahit, tapi seseorang yang benar-benar menginginkanmu pasti akan meluangkan waktu, sesempit apa pun harinya.

Dia tidak sedang sibuk menyelamatkan dunia sampai tidak punya waktu barang satu jam untuk minum kopi bersamamu. Yang terjadi sebenarnya adalah kamu bukan prioritasnya, dan dia terlalu pengecut untuk mengakui hal itu.

Sayang Itu Berupa Tindakan

Menyukai seseorang itu mudah, tapi berjuang untuk tetap bersamanya adalah urusan lain.

Ada baiknya kamu mulai melihat hubungan ini dari apa yang dia lakukan, bukan dari apa yang dia janjikan lewat ketikan jempolnya. Ketika dia membiarkanmu berjuang sendirian menjaga perasaan ini tetap hidup, dia sedang menunjukkan kualitas aslinya. Lepaskan pelan-pelan rasa penasaranmu tentang alasan dia berubah, karena yang perlu kamu perbaiki sekarang bukanlah hubungannya, melainkan ekspektasimu sendiri.

Kamu Berhak Diperjuangkan

Sekarang coba tarik napas dalam-dalam, lalu simpan HP-mu dan mulailah berjalan keluar untuk melihat dunia yang lebih luas. Kamu terlalu berharga untuk sekadar dijadikan tempat singgah saat dia sedang bosan tanpa ada usaha nyata untuk memilikimu seutuhnya.

Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini