Tren Belanja Kosmetik Gen Z di Indonesia Melonjak, Produk Premium Jadi Incaran

Generasi Z menjadi kelompok demografi dengan peningkatan belanja produk kosmetik paling signifikan di Indonesia selama periode 2024. Peningkatan ini tidak sekadar terlihat dari volume pembelian, tetapi juga dari keberanian mereka mengalokasikan anggaran untuk kategori barang yang lebih premium.
Senior Account Manager Worldpanel, Fatima Ratu Zahra, mengungkapkan tren tersebut dalam acara media gathering yang diselenggarakan Perkumpulan Perusahaan Kosmetika Indonesia di Jakarta Selatan, Selasa (1/9).
Gen Z saat ini tercatat sebagai generasi yang paling agresif dalam meningkatkan pengeluaran untuk produk kecantikan dibandingkan kelompok usia lainnya. Fenomena ini menunjukkan pergeseran preferensi konsumen muda yang lebih mengedepankan kualitas serta gengsi merek dalam rutinitas perawatan diri mereka.
Ratu menjelaskan bahwa Gen Z tidak hanya menambah jumlah barang dalam keranjang belanja mereka. Mereka juga menunjukkan keinginan kuat untuk membeli produk dengan harga lebih tinggi demi mendapatkan pengalaman penggunaan yang lebih eksklusif.
Selain Gen Z, generasi milenial juga memegang peran vital dalam ekosistem pasar kecantikan nasional karena besarnya jumlah populasi kedua kelompok ini. Kendati demikian, pola konsumsi di antara keduanya memiliki perbedaan yang cukup kontras.
Gen Z cenderung bereksperimen dengan mencoba berbagai merek sekaligus ragam kategori produk baru secara bersamaan. Di sisi lain, generasi milenial lebih memilih fokus melakukan eksplorasi mendalam pada merek-merek yang sudah mereka kenal.
Perbedaan pola konsumsi tersebut dipicu oleh kebutuhan kesehatan kulit yang berbeda di antara kedua generasi tersebut. Gen Z umumnya lebih fokus pada penanganan masalah jerawat.
Sementara itu, generasi milenial lebih banyak mencari produk untuk mengatasi keluhan komedo serta kulit kusam. Hal inilah yang kemudian memengaruhi preferensi mereka saat memilih jenis kosmetik di pasaran.
Dominasi digital berperan besar dalam membentuk perilaku belanja ini. Tingkat penetrasi internet pada Gen Z dan milenial di tanah air kini telah mencapai 98 persen.
Data Worldpanel menunjukkan bahwa 56 persen dari total konsumen Gen Z lebih memilih untuk membeli produk kecantikan melalui saluran daring. Kemudahan akses informasi dan transaksi membuat mereka lebih leluasa menemukan produk sesuai keinginan.
Ketua Umum Perkumpulan Perusahaan Kosmetika Indonesia, Sancoyo Antarikso, menyatakan industri kosmetik harus terus beradaptasi dengan perubahan pola konsumsi. Perusahaan dituntut untuk selalu merespons perkembangan tren serta teknologi yang terus bergerak cepat.
Digitalisasi menyediakan banyak pilihan kanal bagi konsumen untuk bertransaksi. Kondisi ini membuat mobilitas belanja kaum muda semakin efisien sekaligus memberikan tantangan bagi produsen untuk menjaga loyalitas pelanggan di tengah pasar yang sangat kompetitif.
Baca juga tulisan lainnya dari Nadia Safitri
Penulis: Nadia Safitri
Editor: Beritana Editor









