Raja Baru Haakon VIII Ucapkan Sumpah Konstitusi di Parlemen Norwegia

Raja Haakon VIII resmi mengucapkan sumpah setia kepada konstitusi Norwegia dalam sebuah upacara kenegaraan di gedung parlemen, Oslo, pada Selasa waktu setempat.
Langkah konstitusional ini diambil menyusul wafatnya sang ayah, Raja Harald V, pada pekan lalu yang memicu masa transisi kepemimpinan di kerajaan tersebut.
Prosesi suksesi dimulai dengan keberangkatan Haakon dari istana menuju Storting, sebutan bagi lembaga legislatif Norwegia. Suasana khidmat menyelimuti ruang sidang saat Ketua Parlemen, Masud Gharahkhani, membacakan pengumuman resmi mengenai wafatnya Raja Harald V serta proses suksesi takhta yang kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah oleh sang raja baru.
Dalam kesempatan tersebut, raja berusia 53 tahun itu menyatakan komitmennya untuk memimpin negara sesuai dengan hukum dan undang-undang yang berlaku.
Dia menegaskan janjinya untuk memerintah Kerajaan Norwegia berdasarkan konstitusi dengan disaksikan oleh para anggota parlemen. Sumpah ini menjadi formalitas penting dalam sistem monarki konstitusional yang dianut negara tersebut.
Namun, upacara kenegaraan ini tidak dihadiri oleh permaisuri, Ratu Mette-Marit. Pihak istana menyatakan bahwa sang ratu harus absen karena sedang menjalani masa pemulihan pasca operasi transplantasi paru-paru yang dilakukannya pada Juni lalu.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor











