Untuk Kamu yang Lelah Meyakinkan Hati Sendiri, Carilah Dia yang Sibuk Membuktikan

Capek ya, dengar janji-janji yang cuma numpang lewat di telinga?
Atau, hati kamu udah keburu terlanjur percaya sama omongan yang, ternyata, nggak ada isinya?
Aku tahu rasanya. Berulang kali kita jatuh ke lubang yang sama, membiarkan diri termakan rayuan, berharap kali ini beda.
Terus ujung-ujungnya cuma dapat sakit hati lagi, merasa bodoh karena terlalu gampang percaya.
Bukan kamu yang salah, kok. Memang ada orang yang jago banget bikin kita percaya padahal niatnya cuma mau main-main.
Dia, Si Ahli Meyakinkan
Kita semua pernah ketemu tipe ini. Yang bisa bikin puisi dadakan, kirim pesan manis tiap pagi, atau ngasih janji setinggi langit.
Dia akan bilang, 'Aku cinta kamu, percaya deh.' Atau, 'Kamu satu-satunya, aku janji nggak akan ke mana-mana.'
Tapi pas kamu butuh dia, pas ada masalah, atau pas kamu minta dia buktiin omongannya, eh, dia menghilang.
Atau lebih parah, dia malah balik nyalahin kamu karena 'terlalu banyak menuntut', padahal yang kamu minta cuma secuil konsistensi.
Kenapa Kita Gampang Percaya?
Jujur aja, kita kadang butuh divalidasi. Butuh dengar kalau kita dicintai, dihargai, dibutuhkan.
Dan orang-orang seperti ini pintar memanfaatkan celah itu. Mereka tahu apa yang mau kamu dengar, dan mereka akan berikan itu cuma lewat kata-kata.
Mereka jago banget merangkai kalimat, membentuk skenario manis di kepala kita, sampai kita terlena.
Kita pengen percaya, jadi kita percayalah. Semudah itu.
Carilah Dia yang Sibuk Membuktikan
Coba deh, ubah lensanya. Apa yang dia lakukan? Bukan apa yang dia katakan.
Apakah dia ada saat kamu terpuruk? Apakah dia effort buat ketemu kamu di tengah kesibukannya? Atau cuma bisa bales chat panjang lebar dari balik layar?
Orang yang beneran sayang nggak akan terlalu sibuk meyakinkan kamu setiap saat. Dia akan sibuk membuktikannya.
Lewat tindakan-tindakan kecil yang konsisten. Lewat caranya menghargai waktu kamu, mendengarkan keluh kesahmu, ada di sampingmu tanpa perlu diminta.
Bukan berarti kamu nggak boleh percaya sama kata-kata manis. Kadang itu penting juga, biar hubungan tetap romantis, biar kamu tahu perasaan dia.
Tapi pondasinya, fondasi yang kuat itu, dibangun dari perbuatan. Dari konsistensi, dari keberanian dia menunjukkan kalau kamu berharga, bahkan di hari-hari terburukmu.
Kamu layak mendapatkan seseorang yang tidak sibuk meyakinkan kamu dengan omong kosong, tapi sibuk membuktikan cintanya, setiap hari. Jangan lupa itu.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor













