Tantangan OJK Menjaga Kelangsungan Pembayaran Manfaat Dana Pensiun di Indonesia

Otoritas Jasa Keuangan mengungkapkan berbagai hambatan berat yang dihadapi industri dana pensiun dalam memenuhi kewajiban pembayaran manfaat bagi para peserta. Tantangan ini menjadi sorotan serius di tengah upaya regulator menstabilkan ekosistem dana pensiun di Tanah Air.
Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menjelaskan bahwa persoalan utama terletak pada aspek kecukupan iuran peserta. Dalam skema Program Pensiun Manfaat Pasti, penentuan besaran iuran yang akurat menjadi penentu utama agar dana yang tersedia cukup untuk memenuhi kewajiban jangka panjang.
Masalah serupa juga dialami oleh penyelenggara program pensiun yang kepesertaannya sudah tertutup. Karena tidak ada lagi peserta baru yang masuk, nilai iuran yang terkumpul akan terus menyusut seiring berjalannya waktu.









