Sambangi BP3MI Kalsel, Menteri Mukhtarudin Minta Pegawai Tinggalkan Mindset Lama

Banjarbaru – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meminta seluruh jajarannya untuk mengubah cara berpikir dan budaya kerja seiring dengan transformasi kelembagaan dari tingkat badan menjadi kementerian.
Hal tersebut ditegaskan Mukhtarudin saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Rabu (24/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Menteri P2MI didampingi oleh Direktur Jenderal Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia M. Fachri, Staf Khusus Menteri Chandra Dewi, serta Tenaga Ahli Utama Egy Massadiah.
"Transformasi kelembagaan harus diikuti dengan transformasi kinerja. Tidak boleh lagi ada pegawai yang masih memiliki mindset badan. Kita harus bekerja secara akseleratif, inovatif, dan kolaboratif," ujar Mukhtarudin dalam arahannya di hadapan para pegawai BP3MI Kalimantan Selatan.
Mukhtarudin menjelaskan, semangat akseleratif menuntut seluruh jajaran Kementerian P2MI untuk bekerja lebih cepat dan responsif terhadap dinamika isu pekerja migran yang terus berkembang. Di sisi lain, aspek inovatif diharapkan mampu melahirkan terobosan baru demi meningkatkan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.
Salah satu program strategis yang menjadi sorotan dalam kunjungan ini adalah SMK Go Global. Program ini merupakan direktif langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan membuka akses lebih luas bagi lulusan vokasi Indonesia untuk menembus pasar kerja internasional. Mukhtarudin menekankan bahwa keberhasilan program tersebut merupakan tanggung jawab bersama, termasuk unit pelaksana teknis di daerah.
Baca juga tulisan lainnya dari Zayyan GA
Penulis: Zayyan GA
Editor: Beritana Editor











