
Gianluca Scamacca akhirnya memecah kebuntuan golnya bersama Tim Nasional Italia setelah hampir tiga tahun. Penyerang klub Atalanta ini mencetak gol internasional pertamanya sejak Oktober 2023, membuka jalan bagi kemenangan 3-1 Gli Azzurri atas Turki dalam laga UEFA Nations League, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB.
Gol tersebut tercipta melalui penyelesaian spektakuler. Scamacca melepaskan tembakan voli keras yang menghantam bagian bawah mistar gawang sebelum melesak masuk ke jaring Turki, sebuah gol yang melegakan banyak pihak, terutama dirinya.
Momen ini terasa sangat spesial. Gol tersebut menjadi yang pertama bagi Scamacca bersama Timnas Italia sejak terakhir kali ia membobol gawang Inggris dalam kualifikasi Euro 2024 di Stadion Wembley, pada Oktober 2023.
Setelah penantian panjang selama tiga tahun, penyerang berusia 27 tahun ini menunjukkan kembali sentuhan terbaiknya. "Saya sangat bahagia, tetapi yang terpenting saya gembira dengan hasil pertandingan ini. Sangat penting bagi kami untuk meraih kemenangan hari ini," tutur Scamacca kepada RAI Sport setelah laga.
Italia memulai pertandingan dengan cukup lambat. Bahkan, Gianluigi Donnarumma harus melakukan beberapa penyelamatan krusial untuk menjaga gawang Gli Azzurri tetap aman di awal babak.
Gol Scamacca menjadi pembuka keunggulan Italia, meskipun Turki sempat memberikan perlawanan sengit. Tim asuhan Vincenzo Montella ini tampil agresif dan beberapa kali berhasil membuat pertahanan Italia kerepotan.
Aral Simsir kemudian berhasil mencetak gol penyeimbang kedudukan, membuat skor menjadi 1-1 dan menambah tekanan bagi Italia. Namun, pasukan Luciano Spalletti tidak menyerah begitu saja.
Gli Azzurri mampu bangkit pada fase akhir pertandingan. Riccardo Calafiori mencetak gol pertamanya bersama timnas senior, disusul kemudian oleh Pio Esposito yang memastikan kemenangan 3-1 untuk Italia.
"Kami tahu pertandingan ini tidak akan mudah karena Turki adalah tim yang tangguh dan agresif," kata Scamacca. Ia menambahkan, "Tetapi kami bermain cukup baik dan mampu mengatasi tekanan."
Kemenangan ini memperkuat posisi Timnas Italia di papan atas Grup A UEFA Nations League. Kompetisi ini, yang digagas UEFA, berfungsi sebagai platform bagi negara-negara Eropa untuk bertanding dalam format liga, menggantikan laga persahabatan, serta menawarkan jalur tambahan menuju turnamen besar seperti Euro atau Piala Dunia.
Italia saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 7 poin dari 4 laga. Mereka tertinggal 3 poin di bawah Prancis yang berada di puncak klasemen.
Scamacca juga dihadapkan pada persaingan ketat untuk mendapatkan tempat utama di lini depan Italia. Dalam pertandingan melawan Turki, ia menjadi starter setelah sebelumnya Pio Esposito tampil sebagai penyerang utama dalam laga-laga sebelumnya, menunjukkan kedalaman skuad Italia.
Dengan banyaknya opsi di lini depan, Scamacca menyadari bahwa dirinya harus selalu siap ketika mendapat kesempatan. "Saya fokus memastikan diri saya siap ketika dipanggil, membantu tim nasional, dan memberikan segalanya," tegasnya.
Mentalitas ini akan menjadi kunci penting. Persaingan untuk menjadi penyerang utama Gli Azzurri diprediksi semakin sengit menjelang pertandingan-pertandingan penting berikutnya di Nations League, yang merupakan bagian dari fase kualifikasi menuju turnamen internasional.
Setelah rangkaian pertandingan bersama tim nasional berakhir, Scamacca akan kembali fokus bersama klubnya, Atalanta, untuk melanjutkan kompetisi Serie A. Ia telah menunjukkan performa menjanjikan bersama La Dea musim ini, yang diharapkan bisa terus berlanjut di level internasional.
Timnas Italia sendiri baru akan berkumpul kembali pada November mendatang untuk memainkan dua laga terakhir Grup A Nations League. Gli Azzurri dijadwalkan menjamu Prancis pada 12 November, sebelum bertandang ke markas Belgia tiga hari kemudian.
Italia saat ini unggul satu angka atas Belgia dan tertinggal tiga poin dari Prancis. Dengan Scamacca yang kembali mencetak gol dan persaingan lini depan yang semakin kompetitif, Italia memiliki modal berharga untuk menghadapi dua pertandingan penentuan tersebut guna mengamankan posisi teratas grup dan lolos ke babak selanjutnya.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor