Sassuolo vs Frosinone: Laga Sengit Coppa Italia 2026, Jay Idzes Berpeluang Starter

Duel sengit tersaji di babak 32 besar Coppa Italia 2026/2027 saat Sassuolo dijadwalkan menjamu Frosinone. Bek tangguh Timnas Indonesia, Jay Idzes, berpeluang besar kembali menjadi starter dalam pertandingan krusial ini.
Pertandingan penting ini akan dihelat di MAPEI Stadium, Reggio Emilia, pada Rabu, 2 September 2026, pukul 20.00 WIB.
Laga ini menjadi panggung bagi kedua tim untuk membuktikan konsistensi performa mereka di awal musim. Kedua kesebelasan datang dengan modal positif usai menorehkan kemenangan di kompetisi Serie A.
Sassuolo baru saja mengatasi perlawanan Torino dengan skor 2-1, menunjukkan peningkatan signifikan dalam strategi dan eksekusi di lapangan. Sementara itu, Frosinone tak kalah impresif di Serie A.
Mereka berhasil menundukkan Fiorentina 3-0.
Hasil tersebut tentu mendongkrak kepercayaan diri skuad asuhan Massimiliano Alvini. Momentum positif ini menjadi bekal berharga sebelum bertarung di ajang piala.
Pelatih Sassuolo, Alberto Aquilani, menyatakan kepuasannya terhadap kemajuan anak asuhnya. "Kami menemukan kelompok pemain yang serius, ingin tahu, dan berdedikasi dalam menjalankan instruksi," ujarnya setelah kemenangan atas Torino, seperti dilansir dari rri.co.id.
Bagi penggemar sepak bola Tanah Air, sorotan utama tentu tertuju pada Jay Idzes. Bek jangkung Timnas Indonesia itu berkesempatan kembali tampil sejak menit pertama untuk mengawal lini belakang Sassuolo.
Setelah tampil penuh dan solid saat menghadapi Torino, Idzes diharapkan dapat menjadi tembok pertahanan yang kokoh melawan agresivitas serangan Frosinone. Ini merupakan momen krusial bagi dirinya untuk terus membangun kepercayaan pelatih Aquilani dan mengamankan posisinya di tim inti.
"Saya senang untuk tim, itu tidak mudah," kata pelatih Frosinone, Massimiliano Alvini, mengomentari kemenangan timnya atas Fiorentina, juga dikutip dari rri.co.id.
Perjalanan Frosinone di Coppa Italia musim ini juga patut diperhitungkan. Mereka sukses menyingkirkan Juve Stabia 4-1 pada babak sebelumnya, menunjukkan ketajaman di depan gawang lawan.
Sassuolo sendiri melaju ke babak 32 besar setelah menumbangkan Cesena 3-0. Kedua tim terbukti memiliki kapasitas untuk tampil apik dalam kompetisi sistem gugur ini.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor















