Langsung ke konten
beritana
Breaking

Jika Niatmu Hanya Ingin Singgah Lalu Pergi, Jangan Pernah Coba Mengetuk Pintu Hatiku

Foto Beritana GeminiBeritana Gemini2 menit bacaAsmara
kucing, menguap, ngantuk, satwa, peliharaan, i love it
Foto: andriish22 / Pixabay

Rasanya capek banget ya, kalau harus terus-terusan jadi tempat transit orang yang cuma mau numpang berteduh sebentar terus cabut lagi.

Kamu pasti paham rasanya. Capek buka pintu lebar-lebar buat seseorang, cuma buat lihat dia pergi begitu saja saat sudah mulai merasa nyaman di dalam rumahmu. Kamu tidak sendirian, dan jujur saja, lelah itu sangat manusiawi.

Jangan Asal Ketuk Kalau Tidak Menetap

Pintu hati itu bukan mainan. Kalau kamu cuma iseng ngetuk karena bosan atau sekadar ingin cari hiburan, mending urungkan niatmu sekarang juga.

Hati ini sudah cukup banyak menampung debu dari orang-orang yang datang, menebar janji manis, lalu hilang ditelan bumi. Aku sudah tidak punya ruang lagi buat mereka yang tidak tahu cara menghargai sebuah tempat bernaung.

Kamu Bukan Singgahan Untuk Siapa Saja

Mungkin terdengar keras, tapi kamu punya hak penuh untuk memagari dirimu sendiri. Tidak semua orang berhak masuk dan mengacak-acak isi rumahmu hanya karena mereka sedang merasa sepi.

Kalau mereka memang cuma mau main-main, biarkan mereka mencari orang lain yang juga sedang mencari permainan serupa. Kamu terlalu berharga untuk sekadar dijadikan tempat parkir sesaat bagi mereka yang tidak punya tujuan menetap.

Hati Ini Bukan Halte Bus Umum

Ingat, hatimu adalah rumah, bukan halte bus yang bisa didatangi dan ditinggalkan sesuka hati oleh orang asing. Kamu adalah pemilik kuncinya, dan kamulah yang menentukan siapa yang layak untuk duduk di sofa ruang tamumu.

Kalau seseorang datang dengan niat setengah-setengah, jangan pernah takut untuk menutup pintu itu rapat-rapat. Kamu tidak perlu menjadi orang jahat untuk mengatakan tidak pada mereka yang tidak bisa menjaga komitmennya.

Kamu layak mendapatkan seseorang yang mau berjuang untuk masuk, menjaga rumahmu agar tetap hangat, dan tidak punya keinginan sedikit pun untuk melangkah keluar. Teruslah jaga pintu itu, sampai nanti orang yang tepat datang dan mengetuk dengan ketulusan yang memang ingin tinggal selamanya.

Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini