Kalsel Darurat Karhutla: BMKG Deteksi Ratusan Hotspot Baru

Situasi kebencanaan di Kalimantan Selatan kembali mengkhawatirkan menyusul deteksi ratusan titik panas (hotspots) oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Setidaknya 473 titik panas teridentifikasi menyebar di sebagian besar wilayah provinsi tersebut per Selasa (25/8).
Data yang dihimpun BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor menunjukkan sebaran titik panas ini mencakup 11 dari 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Tiga wilayah dengan deteksi terbanyak adalah Kabupaten Hulu Sungai Selatan dengan 118 titik, disusul Kabupaten Tapin sebanyak 102 titik, dan Kabupaten Banjar sebanyak 99 titik.
Prakirawan Cuaca Utari Randiana menjelaskan bahwa dari total 473 titik, mayoritas atau sekitar 89,9 persen berada pada kategori sedang. Sebanyak 425 titik masuk kategori sedang, 32 titik kategori tinggi, dan sisanya 16 titik berkategori rendah. Hanya Banjarmasin dan Balangan yang tidak menunjukkan adanya titik panas.
Baca Juga:
- Pesawat Cassa TNI Tergelincir, Insiden Kedua di Hasanuddin
- TNI AU Gerak Cepat Padamkan Karhutla Kalsel dan Sumatera Selatan
- Maulid Nabi: Adab dan Kekhusyukan Saat Memuliakan Nabi
Titik panas kategori sedang terdistribusi luas di 11 kabupaten dan kota, termasuk Banjar, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, dan lainnya. Sementara itu, titik panas kategori tinggi ditemukan di tujuh kabupaten dan kota, seperti Banjar, Barito Kuala, dan Hulu Sungai Selatan.
Selain pemantauan titik api, BMKG juga merilis sistem peringatan dini bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hampir seluruh wilayah di 13 kabupaten dan kota kini berada di zona merah. Ini menandakan tingkat bahaya karhutla di Kalimantan Selatan berada pada kategori sangat tinggi dan memerlukan kewaspadaan ekstra dari seluruh pihak.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor













