X Alihkan Sistem Pembayaran Kreator ke X Money untuk Pengguna AS

Platform media sosial X kini mewajibkan seluruh pembayaran kreator X di Amerika Serikat menggunakan layanan keuangan internal mereka sendiri, X Money. Kebijakan baru ini secara resmi menggantikan kemitraan jangka panjang dengan Stripe yang selama ini mengelola seluruh distribusi pendapatan digital di platform tersebut.
Melalui pembaruan sistem ini, kreator di Amerika Serikat tidak perlu lagi menunggu siklus penagihan dua mingguan atau mencapai batas minimum penarikan sebesar USD 30 (sekitar Rp463.000). Dana dari program langganan bulanan maupun Original Content Rewards Program akan langsung dikirimkan secara instan langsung ke akun pengguna tanpa biaya penundaan. Dokumentasi resmi perusahaan menunjukkan bahwa transisi ini bersifat wajib tanpa adanya opsi metode pembayaran alternatif lainnya.
Meskipun demikian, perwakilan resmi perusahaan mengonfirmasi bahwa kreator di luar Amerika Serikat, termasuk di Indonesia, masih akan tetap menggunakan Stripe untuk menerima pembayaran pendapatan mereka.
Layanan keuangan domestik X Money merupakan pilar utama dalam strategi jangka panjang Elon Musk untuk membangun aplikasi serbisa yang mengintegrasikan komunikasi dan transaksi keuangan. Meski menawarkan berbagai fasilitas seperti pengembalian dana belanja sebesar 3 persen dan penarikan tunai gratis di jaringan ATM, layanan ini tidak memegang lisensi perbankan secara mandiri. Seluruh dana pengguna akan disimpan dan dijamin oleh Cross River Bank, institusi keuangan berbasis di New Jersey yang memiliki lisensi federal dari Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC).
Integrasi ini sengaja dirancang untuk memaksimalkan utilitas simpanan dengan mengarahkan dana kreator langsung ke dalam ekosistem keuangan internal X.
Insentif berupa suku bunga tahunan hingga 6 persen ditawarkan bagi pengguna X Premium yang bersedia mengalihkan pendapatan mereka ke rekening penampungan direct deposit tersebut. Bagi pengguna biasa yang tidak berlangganan layanan premium, perusahaan hanya menyediakan suku bunga standar sebesar 4 persen per tahun.
Restrukturisasi sistem pembayaran ini berjalan beriringan dengan perombakan program monetisasi konten orisinal yang sedang digalakkan oleh manajemen. X dijadwalkan menutup Program Bagi Hasil Pendapatan Kreator versi lama secara permanen mulai tanggal 7 September mendatang setelah menghentikan pendaftaran baru sejak bulan lalu. Fokus insentif kini dialihkan ke program baru yang memberikan apresiasi lebih tinggi terhadap keaslian dan interaksi konten yang dihasilkan pengguna.
Dari sisi kepatuhan regulasi, entitas usaha ini mewajibkan pelaporan pajak formal melalui penerbitan formulir 1099-NEC untuk setiap individu.
Sedangkan untuk kreator yang berbadan hukum perseroan terbatas, pihak manajemen akan memverifikasi kelengkapan dokumen W-9 guna menghindari kesalahan pelaporan keuangan. Prosedur ini merupakan langkah administratif wajib demi memitigasi risiko hukum di sektor transaksi digital yang diawasi ketat.
Langkah agresif ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam memangkas ketergantungan pada penyedia jasa keuangan eksternal guna memaksimalkan perputaran likuiditas di dalam platform. Bagi industri kreator konten di pasar berkembang seperti Indonesia, model integrasi perbankan sosial ini menjadi indikator penting arah evolusi monetisasi media sosial di masa depan. Keberhasilan sistem domestik ini kemungkinan besar akan menentukan ekspansi layanan serupa ke pasar internasional pada tahun-tahun mendatang.
Baca juga tulisan lainnya dari Sarah Kusuma
Penulis: Sarah Kusuma
Editor: Beritana Editor
-af2f7.webp)













