Kemendikdasmen Buka 1.200 Kuota Magang Nasional 2026 untuk Lulusan Baru

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atau Kemendikdasmen resmi membuka pendaftaran program Magang Nasional 2026 dengan kuota mencapai 1.200 peserta. Inisiatif ini merupakan kolaborasi strategis dengan Kementerian Ketenagakerjaan guna meningkatkan daya serap tenaga kerja muda di tanah air.
Program ini menyasar para lulusan baru yang berasal dari jenjang diploma, sarjana, maupun pendidikan profesi dari perguruan tinggi yang terdaftar di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atau Kemdiktisaintek. Terdapat syarat khusus bahwa batas kelulusan maksimal adalah satu tahun sejak ijazah diterbitkan.
Selain status kelulusan, peserta diwajibkan berstatus sebagai Warga Negara Indonesia dan tidak sedang menempuh pendidikan formal atau aktif sebagai mahasiswa di perguruan tinggi mana pun. Ketentuan ini diberlakukan agar program magang berjalan optimal dan fokus pada transisi dunia pendidikan ke dunia kerja.
Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia Kemendikdasmen menyatakan bahwa program ini menjadi kesempatan bagi lulusan baru untuk mengasah potensi sekaligus membangun pengalaman nyata di instansi pemerintah. Sebagai salah satu instansi penyelenggara di bawah naungan Kemnaker, mereka berharap kuota besar ini mampu menekan angka pengangguran terdidik.
Prosedur pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui platform digital SIAPkerja di laman MagangHub milik Kemenaker. Calon peserta perlu melengkapi biodata, mengunggah dokumen pendukung sesuai persyaratan, serta memilih posisi magang yang tersedia.
Jadwal seleksi program untuk Batch 2 telah ditetapkan dengan ketat guna memastikan efektivitas rekrutmen. Pendaftaran bagi peserta dibuka pada 3 September hingga 8 September 2026, yang kemudian akan diikuti dengan proses rekrutmen serta pengusulan hingga 15 September 2026.
Tahapan seleksi internal oleh Kemenaker dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 18 September 2026. Hasil akhir berupa pengumuman peserta terpilih akan diinformasikan tepat pada tanggal 18 September 2026.
Para peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan memulai masa magang mereka pada 21 September 2026 mendatang. Sebagai catatan, program ini hanya dapat diikuti satu kali oleh setiap individu dengan menggunakan ijazah resmi yang sah dari perguruan tinggi masing-masing.
Beberapa mitra penyelenggara mungkin akan menerapkan kriteria tambahan, seperti batas minimal indeks prestasi kumulatif atau IPK bagi calon pelamar. Seluruh proses seleksi ini dirancang agar transparan bagi semua lulusan baru dari berbagai daerah di Indonesia.
Program ini menjadi salah satu bentuk nyata dari kebijakan pemerintah dalam memfasilitasi lulusan baru untuk mendapatkan pengalaman kerja yang relevan. Pengalaman ini nantinya diharapkan menjadi modal berharga saat mereka memasuki dunia kerja profesional yang lebih kompetitif di masa depan.
Baca juga tulisan lainnya dari Sarah Kusuma
Penulis: Sarah Kusuma
Editor: Beritana Editor
-af2f7.webp)













