Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Kompak Menguat

Harga emas batangan dari berbagai produsen seperti Antam, UBS, dan Galeri 24 mencatatkan kenaikan serentak di gerai Pegadaian pada Jumat, 4 September 2026.
Tren positif ini merespons dinamika pasar logam mulia yang masih menjadi instrumen investasi favorit masyarakat Indonesia untuk menjaga nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi. Kenaikan harga emas ini tercatat merata di seluruh rentang ukuran, mulai dari satuan terkecil 0,5 gram hingga satu kilogram.
Pergerakan harga paling signifikan terlihat pada produk emas Galeri 24 untuk pecahan besar. Sebagai contoh, harga emas ukuran 50 gram naik Rp1.049.000 menjadi Rp127.128.000.
Pecahan 100 gram kini dipatok pada angka Rp254.131.000, setelah mengalami penyesuaian harga sebesar Rp2.098.000. Untuk investor dengan skala modal lebih besar, emas ukuran 250 gram kini berada di level Rp633.767.000.
Lonjakan harga lebih tajam terjadi pada emas Galeri 24 pecahan 500 gram dan 1.000 gram. Emas 500 gram melonjak Rp10.466.000 menjadi Rp1.267.534.000, sedangkan pecahan 1.000 gram naik Rp20.934.000 sehingga mencapai Rp2.535.068.000.
Tidak hanya emas fisik batangan yang mengalami kenaikan harga di pasar domestik. Produk tabungan emas di Pegadaian pun turut mengikuti tren penguatan nilai aset tersebut hari ini.
Harga beli tabungan emas Pegadaian tercatat naik sebesar Rp210 menjadi Rp25.210 per 0,01 gram. Sementara itu, harga jual tabungan emas juga mengalami penyesuaian naik Rp200 menjadi Rp24.200 per 0,01 gram.
Tabungan emas merupakan layanan titipan emas yang memungkinkan nasabah untuk melakukan investasi emas secara digital dengan nominal kecil. Layanan ini banyak diminati karena memudahkan masyarakat untuk mulai menabung emas meski hanya memiliki dana terbatas dalam satuan gram kecil.
Secara umum, logam mulia memang sering digunakan oleh investor sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi. Ketika nilai tukar mata uang berfluktuasi, emas cenderung memiliki daya tahan yang lebih baik dibandingkan instrumen investasi berbasis kertas lainnya.
Para ahli keuangan menyarankan investor untuk tetap memantau pergerakan harga emas secara berkala sebelum melakukan transaksi pembelian. Meskipun tren saat ini menunjukkan penguatan, pasar komoditas tetap memiliki risiko yang dipengaruhi oleh kebijakan moneter global dan stabilitas geopolitik dunia.
Bagi masyarakat yang berniat melakukan diversifikasi portofolio melalui emas, Pegadaian menyediakan berbagai opsi mulai dari pembelian fisik hingga sistem tabungan. Pilihan ini memberikan fleksibilitas bagi nasabah untuk menyesuaikan strategi keuangan mereka sesuai dengan profil risiko masing-masing.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor








